- Wuhan Meeler Biotech Co., Ltd. memperkenalkan empat produk bahan baku berbasis telur pada pameran Fi Asia Indonesia 2026 di Jakarta.
- Perusahaan Tiongkok tersebut menjajaki peluang kemitraan jangka panjang dan berdiskusi dengan berbagai pelaku industri pangan di kawasan Asia Tenggara.
- Meeler Biotech berfokus pada biomanufaktur berbasis telur dan berencana memperluas jangkauan pasar ke segmen pangan medis khusus.
Suara.com - Perusahaan bioteknologi asal Tiongkok, Wuhan Meeler Biotech Co., Ltd., menjajaki peluang pasar bahan baku berbasis telur di Indonesia dan Asia Tenggara melalui partisipasinya dalam Fi Asia Indonesia 2026.
Pameran industri bahan pangan yang berlangsung pada 16–18 September 2026 di JIExpo, Jakarta, tersebut menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan produknya sekaligus berdiskusi dengan pelaku industri pangan di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.
Perkenalkan Empat Produk Berbasis Telur
Dalam pameran industri bahan pangan tersebut, Meeler Biotech menampilkan empat jenis produk, yakni bubuk putih telur, bubuk kuning telur, bubuk telur utuh, dan bubuk membran cangkang telur.
Produk-produk tersebut dikembangkan sebagai bahan baku untuk berbagai kebutuhan industri dengan memanfaatkan komponen fungsional yang berasal dari telur.
Keberagaman produk ini juga menunjukkan potensi pemanfaatan telur tidak hanya sebagai bahan pangan konvensional, tetapi juga sebagai sumber komponen untuk aplikasi industri yang lebih spesifik.
Jajaki Kebutuhan Industri dan Peluang Kemitraan
Selain memperkenalkan produk, keikutsertaan perusahaan dalam Fi Asia Indonesia 2026 dimanfaatkan untuk berdialog dengan produsen pangan, distributor bahan baku, dan pembeli profesional.
Pembahasan mencakup kebutuhan aplikasi produk, karakteristik dan kinerja bahan baku dalam proses produksi, serta kondisi rantai pasok di pasar lokal.
Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menjajaki peluang kerja sama jangka panjang dengan calon mitra di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Wakil General Manager Wuhan Meeler Biotech Co., Ltd., Xiong Lei, menyampaikan bahwa pameran ini menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan pengembangan biomanufaktur berbasis telur dari Tiongkok sekaligus membangun hubungan dengan pelaku industri internasional.
Didukung Riset dan Pengembangan Biomanufaktur
Meeler Biotech merupakan bagian dari Hubei Agricultural Development Group. Perusahaan ini berfokus pada ekstraksi komponen fungsional berbasis telur dan pengembangan biomanufaktur.
Dalam kegiatan penelitian dan pengembangan, perusahaan bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga penelitian, antara lain Jiangnan University, University of Science and Technology of China, serta Huazhong Agricultural University.
Ke depan, perusahaan berencana mengoptimalkan produk yang telah dikembangkan dan menjajaki peluang di segmen pangan untuk keperluan medis khusus (special medical foods). Bidang yang menjadi perhatian mencakup pengembangan produk untuk kebutuhan kesehatan otak dan hati.
Meski membuka peluang untuk memperluas jangkauan pasar, pengembangan bisnis di Indonesia dan Asia Tenggara masih memerlukan sejumlah langkah lanjutan.
Kesesuaian produk dengan kebutuhan industri lokal, pemenuhan ketentuan keamanan pangan, serta pembentukan kemitraan dengan pelaku usaha setempat menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan.
Hingga informasi yang disampaikan perusahaan disusun, belum ada rincian mengenai kesepakatan bisnis maupun kontrak distribusi yang dihasilkan dari partisipasi Meeler Biotech dalam Fi Asia Indonesia 2026.