- Ada panduan mudah untuk membedakan tas Longchamp asli dan palsu secara mandiri.
- Tas asli memiliki jahitan rapi, logo jelas, kanvas kokoh, label internal berkualitas, serta resleting yang lancar.
- Produk tiruan sering menunjukkan jahitan berantakan, kanvas tipis mengilap, label salah ketik, dan komponen logam berkualitas buruk.
Suara.com - Tas Longchamp, terutama dari koleksi ikonik seperti Le Pliage, telah lama menjadi favorit para pencinta fashion di seluruh dunia berkat desainnya yang fungsional, elegan, dan tahan lama.
Namun, kepopuleran ini juga membuat pasaran dibanjiri oleh produk tiruan atau palsu.
Untuk mengetahui perbedaan tas Longchamp asli atau palsu, bisa memeriksa jahitan, logo, label, bahan, hingga resleting.
Agar tidak keliru membeli, penting untuk mengetahui cara melakukan legit check atau pemeriksaan keaslian tas Longchamp secara mandiri.
Berdasarkan panduan autentikasi profesional dari platform POIZON, berikut adalah poin-poin utama perbedaan antara tas Longchamp asli dan palsu yang wajib diperhatikan.
1. Kualitas Penjahitan dan Tampilan Fisik (Appearance & Stitching)
Perbedaan paling mendasar antara tas Longchamp asli dan palsu terletak pada standar pengerjaannya.
Tas asli menampilkan jahitan yang sangat rapi, rapat, dan konsisten tanpa adanya benang longgar. Logo merek tercetak dengan jelas, proporsional, serta memiliki perataan (alignment) yang sempurna tanpa tanda-tanda pudar.
Selain itu, tekstur kanvasnya terasa kokoh, tahan lama, dan berkualitas tinggi serta mampu mempertahankan bentuknya dengan baik tanpa mudah kendur (sagging).
"Tekstur kanvas harus terasa awet dan berkualitas tinggi, tidak tipis atau terlalu mengilap," demikian dikutip dari laman tersebut.
Tas palsu sering kali memiliki jahitan yang tidak beraturan, benang yang mencuat, atau logo yang tampak kabur dan miring. Kanvas pada tas tiruan biasanya terasa tipis, lemas, atau terlalu mengkilap secara berlebihan.
2. Label Bagian Dalam Tas (Internal Label)
Label yang dijahit di bagian dalam tas merupakan salah satu indikator paling krusial untuk memverifikasi keasliannya.
Tas asli memiliki label kain berkualitas tinggi yang menampilkan nama merek, negara pembuat (country of origin), serta petunjuk perawatan (care instructions) dengan jelas.
Huruf atau font pada label tercetak konsisten, rapi, dan bersih dari kesalahan eja. Yang terpenting, label tersebut dijahit dengan kuat dan aman ke bagian lapisan dalam.
Tas palsu umumnya menggunakan label dengan bahan yang kasar, cetakan huruf yang tidak konsisten atau terdapat salah ketik, serta sering kali hanya dilem atau dijahit secara asal-asalan sehingga terasa longgar.
3. Perangkat Keras dan Resleting (Hardware & Zippers)
Detail kecil pada aksesori logam seperti resleting dan kancing penutup juga membedakan kualitas produk asli dan tiruan.