Tasya Farasya hingga Marini Putri Habibie Bicara Pengalaman Menjadi Ibu, Dukungan Jadi Hal Berharga

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:48 WIB
Tasya Farasya hingga Marini Putri Habibie Bicara Pengalaman Jadi Ibu, Dukungan Jadi Hal Penting (Dok. Mothercare)
BACA 10 DETIK
  • Beauty influencer Tasya Farasya berbagi kisah melahirkan saat pandemi COVID-19 tanpa pendampingan keluarga di rumah sakit.
  • Kreator konten Marini Putri Habibie menghadapi tantangan pasca-persalinan caesar berupa kondisi anemia berat dan hambatan menyusui.
  • Mothercare Indonesia merayakan 21 tahun perjalanan dengan menghadirkan pameran interaktif Museum of Moments di Grand Indonesia.

Suara.com - Menjadi ibu untuk pertama kali merupakan perjalanan yang penuh dengan pengalaman baru. Ada kebahagiaan saat akhirnya bertemu dengan buah hati, tetapi di baliknya juga ada proses panjang yang membutuhkan kesiapan, kesabaran, hingga dukungan dari orang-orang di sekitar.

Pengalaman tersebut juga dirasakan beauty influencer Tasya Farasya. Ia masih mengingat masa ketika harus menjalani persalinan di tengah pandemi COVID-19. Saat itu, berbagai pembatasan di rumah sakit membuat Tasya harus menghadapi proses melahirkan tanpa didampingi orang terdekat.

Situasi tersebut tentu bukan pengalaman yang mudah. Namun, setelah melewati proses persalinan, Tasya kemudian menjalani fase baru sebagai seorang ibu, termasuk memberikan ASI kepada buah hatinya.

“Habis itu aku bisa menyusui dua tahun full,” ujar Tasya saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Perjalanan menjadi ibu kemudian dipenuhi berbagai momen kecil yang justru meninggalkan kesan mendalam. Tasya mengenang ketika anaknya mulai belajar berkomunikasi dan mengucapkan kata-kata pertama.

Saat berusia sekitar dua tahun, sang anak mulai memanggil kedua orangtuanya dengan sebutan “Mama” dan “Papa”. Bagi Tasya, perkembangan sederhana tersebut menjadi bagian dari keseharian yang terasa begitu berarti.

“Dia bisa ‘Mama, Papa,’ oek-oek gitu, kan. Kayak, ‘Eh, diam dong, lucu banget sih,’ gitu, kan,” kenangnya.

Pengalaman menjadi ibu juga dirasakan kreator konten sekaligus cucu BJ Habibie, Marini Putri Habibie. Ia mengungkapkan tantangan yang harus dihadapi setelah menjalani persalinan caesar.

Marini mengaku sempat mengalami anemia berat. Di sisi lain, ia juga menghadapi persoalan dalam menyusui karena ASI tidak langsung keluar.

“Aku dulu anemia berat dan ironisnya, walau aku semok sekali, susunya sama sekali enggak keluar. Wah, it was very hard,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut membuat Marini melihat proses menjadi ibu dari sudut pandang yang berbeda. Ketakutan yang sebelumnya muncul menjelang persalinan perlahan berubah setelah ia berhasil melewatinya.

“Pokoknya, setelah membayangkan proses lahiran caesar, aku merasa sekarang sudah enggak takut lagi. Aku cuma takut sama Allah, sisanya terserah,” tuturnya.

Cerita Tasya dan Marini memperlihatkan bahwa pengalaman setiap ibu bisa berbeda. Ada yang harus melewati persalinan tanpa pendamping, ada pula yang menghadapi tantangan fisik setelah melahirkan. 

Begitu pula dengan fase setelahnya, ketika orang tua mulai belajar memahami kebutuhan bayi, menyusui, mendampingi tumbuh kembang, hingga menghadapi berbagai milestone kecil yang muncul setiap hari.

Karena itu, dukungan menjadi salah satu hal penting dalam perjalanan parenting. Dukungan tidak selalu harus hadir dalam bentuk besar. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com