Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:46 WIB
Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Platinum Ceramics Group mencatat perubahan tren desain material bangunan yang kini mengutamakan fungsi serta pengalaman penghuni rumah.
  • Perusahaan meluncurkan inovasi Titanium Sintered Stone Lumen Series yang meraih penghargaan MURI sebagai batu sinter pertama dengan bio luminesensi.
  • CEO Liem May Tjoe menyatakan perusahaan menargetkan kapasitas produksi 125 juta meter persegi per tahun guna memperkuat pasar domestik dan ekspor.

Suara.com - Desain rumah terus berubah mengikuti cara orang menjalani kehidupan. Jika sebelumnya pemilihan material kerap berfokus pada warna dan motif, kini pertimbangan terhadap fungsi, karakter ruang, hingga pengalaman penghuni ikut menjadi bagian penting dalam menentukan material bangunan.

Ruang keluarga, dapur, kamar mandi hingga area luar rumah tidak lagi sekadar dipandang sebagai bagian terpisah. Pemilik rumah mulai mencari material yang dapat menyatukan tampilan sekaligus menjawab kebutuhan aktivitas sehari-hari.

Perubahan tersebut turut mendorong perkembangan industri material bangunan. Keramik dan permukaan bangunan tidak hanya dituntut memiliki tampilan menarik, tetapi juga perlu mengikuti perkembangan desain serta kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

CEO Platinum Ceramics Group, Liem May Tjoe, melihat perubahan tersebut sebagai bagian dari dinamika industri yang terus berkembang.

“Industri material bangunan terus berkembang, seiring perubahan tren desain, meningkatnya kebutuhan konsumen, serta persaingan yang semakin dinamis. Karena itu, kami terus berupaya memperkuat inovasi produk, menjaga kualitas, dan menghadirkan solusi material yang relevan dengan kebutuhan pasar,” ujar Liem.

Perubahan tren desain itu juga membuka ruang bagi inovasi material dengan karakter yang semakin beragam. Tidak hanya melalui eksplorasi motif, tetapi juga teknologi yang memberikan pengalaman berbeda pada sebuah ruang.

Salah satu perkembangan tersebut terlihat dari inovasi Titanium Sintered Stone Lumen Series – Bio Luminance. Material ini memperoleh pengakuan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Batu Sinter Pertama dengan Bio Luminesensi”, berkat kemampuannya menghadirkan efek bercahaya dalam gelap.

Inovasi semacam ini menunjukkan bagaimana material bangunan perlahan berkembang dari sekadar elemen pelengkap menjadi bagian yang dapat memberikan karakter tersendiri pada ruang.

Perubahan kebutuhan tersebut menjadi salah satu perjalanan yang turut dilalui Platinum Ceramics Group. Memasuki usia ke-55 pada 2026, perusahaan yang telah berkiprah di industri tile selama lebih dari lima dekade itu terus mengikuti perkembangan kebutuhan pasar melalui berbagai inovasi material.

Platinum Ceramics Group saat ini menaungi sejumlah merek, di antaranya Asia Tile, Platinum, Infiniti, dan Titanium. Produk-produknya digunakan untuk berbagai kebutuhan ruang dan didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia, sekaligus menjangkau pasar internasional melalui ekspor.

Seiring perjalanan tersebut, perusahaan juga menyiapkan penguatan kapasitas produksi hingga 125 juta meter persegi per tahun. Menurut Liem, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi di industri tile sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“Kami menargetkan kapasitas produksi mencapai 125 juta m² per tahun sebagai langkah strategis untuk menjadi market leader di industri tile Indonesia, didukung perluasan jaringan distribusi ke seluruh Indonesia serta pengembangan pasar ekspor,” katanya.

Pada akhirnya, perkembangan material bangunan tidak bisa dilepaskan dari perubahan cara masyarakat memandang rumah dan ruang. Ketika kebutuhan penghuni semakin beragam, material pun dituntut untuk terus beradaptasi.

Bagi Platinum Ceramics Group, perjalanan 55 tahun menjadi bagian dari proses tersebut. Semangat “Together, We Build Tomorrow” pun diarahkan bukan hanya untuk mempertahankan perjalanan yang telah dibangun, tetapi juga menghadapi kebutuhan ruang yang terus berubah di masa mendatang.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com