- Anak-anak aktif membutuhkan pakaian nyaman berupa activewear yang tidak hanya dipakai saat berolahraga saja.
- Studi Elsevier 2025 menyatakan bahan pakaian anak harus memiliki sirkulasi udara baik serta mampu mengelola kelembapan.
- Managing Director moodytiger Indonesia Hengky Wijaya menyatakan material pakaian anak harus ringan dan fleksibel sepanjang hari.
Suara.com - Anak-anak seolah tidak pernah kehabisan energi untuk bergerak. Dalam satu hari, mereka bisa berpindah dari sekolah, bermain bersama teman, mengikuti kegiatan tambahan, hingga bepergian bersama keluarga.
Untuk itu, memilih pakaian yang nyaman menjadi salah satu hal penting, terutama bagi anak yang aktif dan mudah berkeringat. Terlebih, negara beriklim tropis seperti Indonesia, membuat kita harus memperhatikan bahan pakaian yang akan digunakan di kecil.
Bukan hanya soal model dan warna yang disukai anak, tetapi juga kemampuan bahan dalam mengatur sirkulasi udara dan kelembapan saat tubuh banyak bergerak.
Studi mengenai kebutuhan fungsional sportswear dan activewear yang dipublikasikan Elsevier pada 2025 menyebutkan bahwa kemampuan material dalam mengelola kelembapan berpengaruh terhadap kenyamanan pemakai.
Sirkulasi udara dan bobot material juga menjadi karakteristik yang diperhatikan dalam pengembangan pakaian untuk aktivitas fisik. Lantas, apa yang perlu diperhatikan orang tua ketika memilih activewear untuk anak?
Pilih bahan yang mudah mengalirkan udara
Salah satu karakteristik penting adalah breathability atau kemampuan bahan untuk membantu sirkulasi udara. Material yang memiliki sirkulasi udara baik dapat membantu mengurangi panas yang terperangkap di dalam pakaian ketika anak banyak bergerak.
“Ketika bicara tentang activewear anak, kami tidak melihat penggunaannya hanya pada saat mereka sedang berolahraga. Anak bergerak hampir sepanjang hari. Mereka bermain saat jam istirahat, berjalan ketika bepergian, berlari bersama teman, atau berpindah dari kegiatan di luar ruangan ke dalam ruangan. Karena itu, material pakaian perlu bisa mengikuti ritme aktif mereka,” ujar Hengky Wijaya, Managing Director moodytiger Indonesia.
Salah satu teknologi material yang dikembangkan moodytiger untuk kebutuhan tersebut adalah Air Supply. Material ini menggunakan sekitar 40.000 pori-pori mikro berukuran 0,5 mm yang dirancang untuk membantu sirkulasi udara, pelepasan panas, serta penguapan kelembapan.
Perhatikan kemampuan menyerap dan mengeringkan keringat
Selain sirkulasi udara, kemampuan material dalam mengelola keringat juga penting. Pakaian yang terlalu lama terasa lembap bisa membuat anak kurang nyaman, terlebih ketika digunakan dalam aktivitas panjang.
Air Supply memiliki karakteristik rapid moisture wicking dan quick drying yang dirancang untuk membantu memindahkan kelembapan dari permukaan kulit sehingga dapat menguap lebih cepat.
Bahan ringan dan fleksibel
Anak membutuhkan pakaian yang tidak membatasi gerakan. Karena itu, material yang ringan, lembut, dan elastis dapat menjadi pertimbangan ketika memilih activewear. Bahan seperti ini memungkinkan anak tetap leluasa berlari, bermain, maupun melakukan berbagai aktivitas.
“Yang membedakan activewear dan sportswear bagi kami adalah konteks penggunaannya. Sportswear sering dikaitkan dengan aktivitas olahraga tertentu, sementara material untuk activewear harus fleksibel untuk mengikuti berbagai situasi dan kegiatan. Apalagi anak cenderung tetap bergerak aktif meskipun sedang tidak berada di lapangan,” lanjut Hengky.