- Primbon Jawa memaknai telinga kanan berdenging sebagai pertanda kabar baik atau rezeki berdasarkan waktu kejadian.
- Dunia medis menyebut telinga berdenging sebagai tinnitus, yang disebabkan oleh kerusakan sel pendengaran atau penyakit tertentu.
- Pembaca disarankan segera berkonsultasi ke dokter THT jika dengingan berlangsung lama dan mengganggu kesehatan.
Suara.com - Pernahkah telinga kanan Anda tiba-tiba berdenging tanpa ada sumber suara di sekitar? Fenomena ini sering membuat orang bertanya-tanya, terutama di kalangan masyarakat Jawa yang masih akrab dengan primbon.
Bagi sebagian orang, atti telinga berdenging sebelah kanan dianggap sebagai firasat atau pertanda yang membawa pesan tertentu tentang kehidupan. Sementara di sisi lain, dunia medis memiliki penjelasan yang jauh lebih rasional dan berbasis sains.
Tradisi primbon Jawa telah lama menjadi rujukan bagi banyak orang untuk menafsirkan berbagai tanda tubuh, termasuk telinga berdenging. Makna yang diberikan biasanya bergantung pada waktu kejadian dan sisi telinga yang terdampak.
Telinga kanan sering dikaitkan dengan kabar, pertemuan, atau perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tafsirnya tidak selalu sama di setiap sumber, sehingga banyak yang memadukannya dengan pengalaman pribadi.
Di era modern, semakin banyak orang yang lebih percaya pada penjelasan medis. Telinga berdenging dikenal sebagai tinnitus, yaitu persepsi suara tanpa sumber eksternal. Kondisi ini cukup umum dan bisa muncul di satu telinga saja. Memahami perbedaan antara pandangan tradisional dan ilmiah membantu kita menyikapi gejala ini dengan lebih bijak, tanpa mengabaikan budaya maupun kesehatan.
Artikel ini akan membandingkan keduanya dalam bentuk listikel. Anda akan menemukan ringkasan makna menurut primbon Jawa berdasarkan jam, penjelasan medis tentang tinnitus, serta tips kapan harus waspada. Dengan begitu, pembaca bisa menimbang sendiri mana yang lebih relevan untuk situasi masing-masing.
1. Makna Umum Telinga Kanan Berdenging Menurut Primbon Jawa
Menurut berbagai sumber primbon Jawa, telinga kanan berdenging sering dimaknai sebagai pertanda positif atau netral, seperti akan ada kabar baik, seseorang membicarakan Anda secara positif, datangnya rezeki, atau keinginan yang terkabul.
Ada juga yang mengaitkannya dengan kedatangan tamu istimewa atau pertemuan dengan orang yang dirindukan. Namun, makna ini tidak mutlak karena sangat bergantung pada waktu terjadinya.
2. Tafsir Berdasarkan Jam Menurut Primbon Jawa
Primbon biasanya membagi makna berdasarkan rentang waktu. Berikut ringkasan yang sering muncul di berbagai referensi:
- Dini hari hingga pagi (sekitar 00.00–06.00): Bisa berarti nasihat dari saudara, perselisihan, keselamatan, kehilangan, atau bahaya.
- Pagi hingga siang (06.00–12.00): Sering dikaitkan dengan kabar buruk, gunjingan, rencana perjalanan jauh, berita kurang menyenangkan tentang keluarga, atau penghalang rencana.
- Siang hingga sore (12.00–18.00): Bisa berarti kedatangan saudara jauh, ajakan makan, berita keluarga, perjalanan, atau keberuntungan.
- Malam (18.00–24.00): Sering ditafsirkan sebagai kehilangan, dibicarakan keluarga, rezeki, kesuksesan, kebahagiaan, atau ada orang yang mencintai.
Catatan penting: Tafsir antar sumber bisa berbeda, sehingga primbon lebih bersifat kepercayaan tradisional daripada kebenaran mutlak.
3. Penjelasan Medis: Apa Itu Tinnitus?
Tinnitus adalah persepsi suara (berdering, berdengung, berdesis, atau bersiul) tanpa sumber eksternal. Suara ini hanya didengar oleh penderita.
Kondisi ini sangat umum, diperkirakan dialami 10–30 persen orang, dan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia. Tinnitus bukan penyakit tersendiri, melainkan gejala dari berbagai kondisi.
4. Penyebab Utama Tinnitus (Termasuk di Telinga Kanan)
Penyebab paling umum adalah kerusakan sel rambut di koklea (bagian telinga dalam) akibat paparan suara keras atau penuaan (presbikusis). Otak kemudian “mengisi” sinyal yang hilang dengan suara phantom. Penyebab lain meliputi:
- Penumpukan kotoran telinga atau infeksi
- Obat-obatan tertentu (misalnya aspirin dosis tinggi, antibiotik, atau obat kemoterapi)
- Gangguan sendi rahang (TMJ), tekanan darah tinggi, atau anemia
- Penyakit Ménière, migrain, atau trauma kepala
Dalam kasus jarang, tumor jinak pada saraf pendengaran (neuroma akustik) yang biasanya menyebabkan tinnitus unilateral (satu sisi saja)
Tinnitus di satu telinga (unilateral) lebih perlu diperhatikan dibandingkan yang bilateral, karena bisa menandakan masalah struktural.