Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB
Ilustrasi menstrual cup (Freepik/freepik)
BACA 10 DETIK
  • Waspadai potensi efek samping menstrual cup bagi kesehatan organ intim wanita. 

  • Infeksi dan iritasi menjadi efek samping menstrual cup yang kerap terjadi.

  • Pahami penanganan tepat untuk cegah efek samping menstrual cup saat haid.

Suara.com - Perbincangan hangat seputar pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan tarif efektif 11 persen pada produk pembalut wanita tengah viral dan menuai pro-kontra di media sosial Tanah Air.

Isu yang di kancah global dikenal sebagai tampon tax atau period tax ini memicu kritik lantaran pembalut merupakan kebutuhan biologis esensial bulanan bagi perempuan, bukan barang mewah.

Di tengah desakan penghapusan pajak tersebut, banyak warganet menyarankan penggunaan menstrual cup sebagai solusi alternatif.

Selain ramah lingkungan, wadah penampung darah haid berbahan silikon ini dinilai jauh lebih ekonomis untuk menekan pengeluaran rutin yang terus terbebani pajak.

Namun, di balik keunggulan finansialnya, sejumlah dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) justru membunyikan alarm peringatan.

Penggunaan menstrual cup yang keliru atau tidak sesuai kondisi tubuh menyimpan sejumlah risiko kesehatan yang tidak boleh disepelekan.

Ramai Pengakuan Warganet: Waspada Aliran Balik Darah Menstruasi dan Endometriosis

Sorotan medis terhadap menstrual cup kian ramai diperbincangkan menyusul pengakuan sejumlah pengguna di media sosial.

Salah satunya diungkapkan oleh akun Threads @chikitanindy yang mengaku sempat mendapat peringatan dari dokter kandungannya setelah bertahun-tahun mengenakan cawan haid tersebut.

"Sebagai pengguna menscup for 3 tahun++ kaget dikit disarankan dr obgyn buat gak pakai menscup karena bisa bikin endometriosis. Kata dr obgynku, kalau tetap mau pakai menscup harus rajin ngeluarin atau jangan nunggu sampai penuh dulu. Minusnya dari menscup itu darah yang harusnya keluar malah balik lagi ke rahim," tulisnya.

Secara medis, darah haid memang semestinya luruh langsung keluar dari tubuh.

Ketika tertampung di dalam liang kewanitaan menggunakan cup, ada risiko terjadinya aliran darah balik (retrograde menstruation) menuju rongga panggul yang diduga kuat memicu timbulnya endometriosis.

Tak cuma itu, darah haid yang mengendap terlalu lama berpotensi menjadi sarang kuman hingga memicu radang panggul parah.

Bahkan bagi perempuan yang tengah menjalani program hamil (promil), sejumlah dokter fertilitas melarang keras pemakaian menstrual cup guna mencegah gangguan pada rahim.

5 Efek Samping Menstrual Cup yang Wajib Diwaspadai

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com