- Toyota Fortuner generasi pertama tahun 2005 hingga 2010 dipasarkan seharga Rp110 juta sampai Rp190 juta.
- SUV bongsor ini menawarkan pilihan mesin bensin 2.7L serta mesin diesel 2.5L yang tangguh di Indonesia.
- Harga bekas kendaraan berdaya angkut besar tersebut kini setara dengan city car Suzuki S-Presso baru.
Suara.com - Memiliki mobil SUV bongsor yang tangguh dan berwibawa kini tidak selalu harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah.
Harga Toyota Fortuner lawas keluaran tahun 2005 hingga 2010 kini dipasarkan dengan kisaran mulai dari Rp110 juta.
Menariknya, angka tersebut kini setara dengan banderol city car baru seperti Suzuki S-Presso di pasar otomotif Tanah Air.
Menawarkan pilihan mesin bensin 2.7L yang bertenaga serta mesin diesel 2.5L yang hemat, SUV berstruktur ladder-frame ini menjadi alternatif menarik bagi pencinta mobil gagah dengan dana terbatas.
Pesona Toyota Fortuner Generasi Pertama di Pasar Bekas
Toyota Fortuner generasi awal pertama kali dipasarkan di Indonesia pada rentang tahun 2005 hingga 2010.
Kehadiran kendaraan ini langsung menyita perhatian konsumen berkat perawakan badannya yang jangkung, kabin lapang 7-penumpang, serta reputasi ketangguhan kaki-kaki khas pabrikan Toyota.
Seiring berjalannya waktu, depresiasi harga membuat Fortuner generasi pertama ini makin terjangkau di bursa mobil bekas.
Bagi masyarakat yang mendambakan kendaraan berdaya angkut besar tanpa menguras tabungan, berburu Fortuner generasi awal menjadi opsi yang sangat rasional.
Spesifikasi Mesin Bensin 2.7L dan Varian 4x4
Pada awal kemunculannya, Toyota Fortuner mengusung mesin bensin 2TR-FE berkapasitas 2.694 cc dengan teknologi Dual VVT-i.
Dapur pacu bensin ini mampu menghasilkan tenaga 159 hingga 163 hp serta torsi puncak 244 hingga 246 Nm.
Varian bensin tersedia dalam tipe 2.7 G berpenggerak 4x2 serta tipe 2.7 V berpenggerak 4x4, dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan.
Mengenai banderolnya, varian Bensin 2.7 G (4x2) keluaran tahun 2005–2007 otomatis dipasarkan berkisar Rp110 juta sampai Rp140 juta.
Untuk tahun produksi 2008–2010, harganya berada di rentang Rp130 juta hingga Rp160 juta.
Contohnya, unit 2.7 G tahun 2006 transmisi manual ditawarkan sekitar Rp135 juta, sedangkan varian otomatisnya dibanderol Rp145 juta.
Sementara varian Bensin 2.7 V (4x4) tahun 2005–2007 dipatok berkisar Rp150 juta hingga Rp180 juta, dengan contoh unit lansiran 2006 seharga Rp170 juta.
Mesin Diesel 2.5L 2KD-FTV yang Irit dan Tangguh
Melengkapi varian bensin, Toyota meluncurkan varian mesin diesel 2KD-FTV berkapasitas 2.494 cc pada tahun 2007. Mesin diesel ini menghasilkan tenaga 102 PS dan torsi puncak 265 Nm.
Awalnya varian ini hanya dibekali transmisi manual 5-percepatan sebelum opsi otomatis dihadirkan pada tahun 2009. Lini diesel diisi oleh tipe 2.5 G Diesel serta tipe 2.5 G Luxury Diesel pada tahun 2008–2010.
Untuk kisaran harga bekasnya, varian Diesel 2.5 G tahun 2005–2007 dipasarkan mulai dari Rp130 juta sampai Rp160 juta.
Unit tahun 2008–2010 berada di rentang Rp150 juta hingga Rp180 juta, dengan contoh unit 2.5 G diesel otomatis 2006 dipatok Rp160 juta.
Adapun varian 2.5 G Luxury Diesel tahun 2008–2010 dipasarkan berkisar Rp160 juta hingga Rp190 juta.
Banderol Bekas Setara Suzuki S-Presso Baru
Rentang harga Fortuner bekas generasi pertama sebesar Rp110 juta hingga Rp190 juta. Rentang harga terbilang sangat kompetitif. Angka ini setara dengan harga Suzuki S-Presso baru yang berada di kisaran Rp160 jutaan.
Dengan anggaran identik, konsumen dapat memilih antara city car baru atau SUV 7-penumpang berdaya angkut besar. Calon pembeli disarankan tetap teliti memeriksa kelengkapan riwayat servis dan pajak sebelum meminang unit Fortuner bekas di pasar.