Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB
Ilustrasi lalat (unplash.com/@jkslash)
BACA 10 DETIK
  • Musim hujan meningkatkan kelembapan dan sampah organik membusuk yang mempercepat perkembangbiakan lalat di lingkungan rumah.
  • Lalat masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat berlindung dari derasnya air hujan dan angin.
  • Sisa makanan terbuka yang mudah ditemukan di rumah mengundang lalat pembawa mikroorganisme penyakit.

Suara.com - Kenapa lalat tambah banyak di musim hujan? Pertanyaan ini mungkin sering muncul ketika rumah tiba-tiba dipenuhi lalat, terutama di area dapur, ruang makan, dan tempat sampah.

Kondisi tersebut bukan sekadar kebetulan. Peningkatan kelembapan, banyaknya sampah basah, serta ketersediaan sumber makanan dapat membuat lingkungan semakin mendukung kehidupan dan perkembangbiakan lalat.

Musim hujan memang membawa perubahan kondisi lingkungan yang memengaruhi aktivitas berbagai serangga, termasuk lalat. Ketika hujan turun, lalat juga cenderung mencari tempat yang lebih kering dan terlindung sehingga lebih sering terlihat masuk ke dalam rumah.

Lantas, apa saja penyebab lalat semakin banyak saat musim hujan? Berikut penjelasannya.

1. Sampah Organik Lebih Mudah Membusuk

Salah satu penyebab lalat semakin banyak saat musim hujan adalah meningkatnya jumlah sampah organik yang lembap dan membusuk.

Sisa makanan, kulit buah, sayuran, hingga bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi dapat menarik perhatian lalat. Bahan organik tersebut menjadi sumber makanan sekaligus tempat yang potensial bagi beberapa jenis lalat untuk meletakkan telur.

Kondisi tempat sampah yang basah dan jarang dibersihkan juga dapat memperburuk situasi. Jika dibiarkan, lingkungan tersebut bisa mendukung siklus perkembangbiakan lalat.

2. Kelembapan Udara Meningkat

Musim hujan identik dengan kelembapan udara yang lebih tinggi. Kondisi lembap dapat mendukung kelangsungan hidup lalat, terutama ketika tersedia bahan organik sebagai sumber makanan dan tempat berkembang biak.

Beberapa jenis lalat, seperti lalat rumah, dapat berkembang biak pada bahan organik yang membusuk dan lembap.

Telur lalat dapat menetas menjadi larva atau belatung dalam waktu relatif singkat, bergantung pada suhu dan kondisi lingkungannya. Karena itu, sampah basah yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menjadi tempat berkembang biak lalat.

3. Lalat Mencari Tempat Berlindung dari Hujan

Kenapa lalat sering masuk rumah saat hujan? Salah satu alasannya adalah lalat cenderung mencari tempat yang lebih aman ketika hujan turun.

Hujan deras dan angin dapat mengganggu aktivitas terbang lalat. Rumah, dapur, teras, dan area tertutup lainnya bisa menjadi tempat berlindung sementara.

Inilah alasan mengapa lalat terkadang terlihat lebih banyak berkumpul di dalam rumah ketika hujan turun, meskipun sumber perkembangbiakannya sebenarnya berada di luar rumah.

4. Banyak Tempat Lembap yang Menjadi Sumber Perkembangbiakan

Air hujan dapat membuat sejumlah area menjadi lebih lembap, termasuk tempat sampah, tumpukan daun, saluran pembuangan, dan area yang dipenuhi sisa bahan organik.

Namun, perlu dipahami bahwa genangan air bersih bukan tempat utama perkembangbiakan lalat rumah. Berbeda dengan nyamuk, lalat rumah umumnya meletakkan telur pada bahan organik yang membusuk, seperti sampah dan kotoran hewan.

Karena itu, membersihkan sampah organik dan area kotor jauh lebih penting daripada sekadar mengeringkan genangan air.

5. Sumber Makanan Lalat Lebih Mudah Ditemukan

Sisa makanan yang terbuka, buah terlalu matang, minuman manis, dan makanan yang tercecer bisa mengundang lalat masuk ke rumah.

Saat musim hujan, kebiasaan membiarkan sampah dapur menumpuk atau makanan terbuka dapat membuat masalah lalat semakin sulit dikendalikan.

Lalat juga dapat berpindah dari tempat kotor ke makanan manusia. Hal ini perlu diwaspadai karena lalat berpotensi membawa mikroorganisme penyebab penyakit melalui kaki dan bagian tubuhnya.

Cara Mengusir Lalat di Rumah Saat Musim Hujan

Setelah mengetahui penyebabnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi jumlah lalat di rumah.

1. Buang sampah basah setiap hari

Jangan membiarkan sisa makanan, kulit buah, dan sampah dapur menumpuk terlalu lama. Gunakan kantong sampah yang tertutup rapat dan segera buang ke tempat pembuangan.

2. Gunakan tempat sampah bertutup

Tempat sampah tanpa penutup memudahkan lalat mengakses sisa makanan. Pilih tempat sampah dengan tutup yang rapat dan bersihkan secara berkala.

3. Simpan makanan dalam wadah tertutup

Jangan membiarkan makanan matang, buah, atau minuman manis terbuka terlalu lama. Simpan makanan dalam wadah kedap udara atau lemari pendingin sesuai jenisnya.

4. Bersihkan saluran pembuangan

Pastikan saluran air, area dapur, dan tempat pencucian piring tidak dipenuhi sisa makanan. Bersihkan juga tumpukan daun dan bahan organik yang membusuk di sekitar rumah.

5. Pasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi

Kawat kasa dapat membantu mencegah lalat masuk ke dalam rumah tanpa menghalangi sirkulasi udara.

6. Gunakan perangkap lalat

Perangkap lalat dapat membantu mengurangi lalat dewasa yang berkeliaran. Letakkan di lokasi yang sesuai, tetapi jauhkan dari makanan, peralatan makan, serta jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com