Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB
Ashoka Indonesia resmi mengumumkan 12 inisiatif sosial terbaik. [istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Ashoka Indonesia mengumumkan dua belas inisiatif sosial terbaik dari ajang Gaharu Bumi Innovation Challenge pada Jumat, 6 November 2026, di Jakarta.
  • Ke-12 inovator akar rumput tersebut terpilih dari 677 pendaftar lintas kategori untuk menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan ekologi, ekonomi, serta inklusi sosial.
  • Program ini bertujuan menjembatani para inovator lokal dengan berbagai sektor agar solusi di daerah dapat direplikasi secara nasional.

Suara.com - Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata dan berbagai kegagalan sistem dalam menyediakan ruang hidup yang layak, secercah harapan justru menyala terang dari ruang-ruang yang kerap luput dari perhatian: dapur keluarga, kebun sekolah, hingga bengkel komunitas di pelosok daerah.

Melalui gelaran dua tahunan Gaharu Bumi Innovation Challenge (GBIC) 2026, Ashoka Indonesia resmi mengumumkan 12 inisiatif sosial terbaik.

Ke-12 inovator ini terpilih dari 677 pendaftar asal 250 kabupaten/kota di 21 provinsi di seluruh Indonesia, yang terbagi ke dalam empat kategori: Keluarga, Guru, Orang Muda, dan Komunitas.

Keberagaman para peserta membuktikan bahwa dorongan untuk menciptakan ruang hidup yang adil, inklusif, dan lestari bukan sekadar impian muluk di atas kertas, melainkan aksi nyata yang sedang bergulir di tingkat akar rumput.

Perubahan Tak Selalu Lahir dari Meja Kebijakan

Direktur Regional Ashoka Asia Tenggara, Nani Zulminarni, menegaskan bahwa inisiatif ini berpijak pada keyakinan dasar Ashoka: semua orang adalah pembuat perubahan (changemaker).

"Perubahan tidak selalu dimulai dari kebijakan besar atau institusi raksasa. Sering kali, perubahan justru berakar dari kepedulian seseorang terhadap masalah nyata yang ia saksikan setiap hari di depan matanya," kata Nani dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Menurut Nani, antusiasme dan kualitas inovasi tahun ini memberikan suntikan optimisme luar biasa.

"Di berbagai pelosok, kita menyaksikan orang-orang yang menolak berpangku tangan menunggu bantuan datang. Mereka memilih menjadi bagian dari solusi, membuktikan bahwa masa depan sedang dirawat dari rumah, sekolah, dan komunitas terkecil kita."

Penjaringan inisiatif terbaik ini melalui proses kurasi yang ketat dalam tiga tahap. Dari ratusan pendaftar, tersaring 20 semifinalis, disusul 10 finalis di tiap kategori, hingga akhirnya melahirkan 12 tim terbaik.

Proses penilaian menitikberatkan pada lima kriteria fundamental: kedekatan dengan persoalan, kreativitas solusi, komitmen, kemampuan merangkul kolaborasi, serta ketepatan sasaran.

Ragam Solusi: Dari Restorasi Mata Air hingga Diplomasi Budaya

Kedua belas inisiatif terpilih ini memperlihatkan spektrum solusi yang kaya, menjawab tantangan ekologi, ekonomi, hingga inklusi sosial di tanah air. Berikut adalah 12 inisiatif terbaik GBIC 2026:

Kategori Keluarga

1. Kebon Tamantirto (DI Yogyakarta) – Majorie Jatining Surya

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com