LINIMASA - Pelatih Persib, Luis Milla bakal mengevaluasi skuad asuhannya setelah menelan kekalahan atas Barito Putera dengan skor tipis 2-1. Laga Liga 1 Indonesia tersebut digelar di Stadion Demang Lehman pada Senin (27/2/2023) sore.
Tim tuan rumah, Barito Putera patut diberikan apresiasi karena mampu membalikan kedudukan. Lantaran Persib unggul terlebih dahulu pada babak pertama lewat sontekan David da Silva.
Beban Persib ini semakin terasa berat setelah Teja Paku Alam dihukum kartu merah di akhir babak pertama. Skuad asuhan Luis Milla mesti melanjutkan permainan dengan pincang, lantaran diperkuat 10 pemain saja.
Situasi itu juga diakui oleh Milla saat Post Match Press Conference. Menurutnya setelah Teja Paku Alam dihukum kartu merah jelang babak pertama usai, timnya kerepotan menahan serangan tuan rumah.
“Saya rasa mereka bermain dengan sangat bagus dan bermain lebih baik dari kami. Setelah Teja keluar, di babak kedua kami punya banyak masalah terutama untuk meredam crossing-crossing lawan, kami memberi mereka kesempatan untuk melepaskan umpan silang,” kata Milla, dilansir dari laman resmi Persib, Senin (27/2/2023).
Milla mengatakan bahwa apa yang telah ia rencanakan bersama skuad asuhannya melenceng dari kejadian di atas lapangan. Ia juga tidak menyangka jika Teja Paku Alam akan diganjar kartu merah dalam pertandingan tersebut.
Ia melanjutkan, pertandingan selanjutnya melawan Persija merupakan laga penting. Milla pastinya akan mengevaluasi kekurangan skuad Persib dan siap bangkit untuk menghadapi Persija pada laga selanjutnya.
Bahkan, ia juga menyampaikan jika Persib mesti siap untuk berjuang di laga berikutnya. Mengingat, laga rival bebuyutan tersebut pastinya telah dinanti-nantikan Bobotoh sebagai penggemar setia Persib di Tanah Air.
“Tapi yang terpenting saat ini adalah menghadapi laga berikutnya karena kami akan menghadapi lawan yang bagus, melawan rival kami yaitu Persija. Kami harus menatap laga dengan perasaan bagus, mungkin hari ini kami mendapat musibah tapi kami harus bangkit dan melanjutkan perjuangan,” ucapnya.
Baca Juga: Bikin Sri Mulyani Murka, Ini Arti Nama Klub Moge Belasting Rijder DJP: Sarat Kolonial?
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan