LINIMASA - Petarung kelas ringan UFC, Justin Gaethje kemungkinan bakal menerapkan taktik bergulat saat menghadapi Rafael Fiziev di helatan UFC 286 yang berlangsung di The O2, London, pada Minggu pagi (19/3/2023), nanti.
Mantan pemegang sabuk interim divisi kelas ringan UFC tersebut tampak mengasah skill bergulatnya bersama Kamaru Usman yang juga akan tampil di helatan UFC 286, merebut sabuk juara kelas welter dari Leon Edwards.
Justin Gaethje memiliki latar belakang gulat. Ia merupakan mantan atlet gulat. Olahraga gulat mulai digeluti petarung berusia 34 tahun tersebut sejak usia empat tahun.
Gaethje merupakan pemegang dua kali juara gulat negara bagian Arizona di tingkat sekolah menengah Safford, dan Divisi I All-American NCAA saat menimba ilmu di Universitas Colorado Utara.
Saat menghadapi Michael Chandler pun penampilan Gaethje mendapat decak kagum penggemar mix martial art (MMA), di mana ia berhasil melepaskan cengkraman Chandler yang hendak membantingnya dengan teknik gulat.
Namun di atas oktagon, Gaethje lebih memilih untuk bertarung layaknya petinju dengan mengandalkan pukulan dan tendangan. Ia merupakan seorang striker murni.
Kelemahan Gaethje yakni urusan fight IQ-nya yang dianggap sangat kurang. Gaethje lebih gampang terpengaruh game plan lawan dan masuk ke zona pertarungan yang diusung lawannya.
Berdasarkan rekam jejak pertarungan yang sudah dijalani, ia tampak tak mempedulikan pertahanan ataupun rencana yang disiapkan pelatihnya saat menjalani pertarungan di dalam oktagon.
Gaethje lebih suka mempertontonkan kekerasan dengan saling jual beli pukulan dengan lawan-lawannya. Tak ayal, ia dijuluki The Highlight, karena kerap kali menjadi sorotan saat tampil di dalam oktagon.
Di sisi lain, Fiziev pun merupakan striker murni. Ia merupakan seorang praktisi Muay Thai--seni bela diri asal Thailand yang mengandalkan kombinasi pukulan, tendangan dan sikuan.
Banyak yang memprediksi pertarungan antara Fiziev dan Gaethje akan berlangsung sengit dan masuk kategori standing fighting. Kedua petarung akan saling beradu pukulan dan tendangan untuk merobohkan satu sama lain.
Rencana kedua petarung belum bisa diketahui. Masih ada kemungkinan Gaethje melakukan pendekatan lain dalam pertarungannya, yakni membawa pertarungan ke bawah dengan mengandalkan kemampuan gulatnya.
Namun, pelatih gulat Rafael Fiziev, Frank Hickman tak mempermasalahkan bila Gaethje membawa pertarungan ke bawah. Hickman mengatakan Fiziev tak akan keberatan untuk bergulat dengan Gaethje.
"Sebagai pelatih gulat, Anda selalu mempersiapkan segalanya,” kata Hickman melansir dari MMA Junkie.
“Pegulat atau non-pegulat, Anda ingin bersiap untuk yang terburuk. Jika Justin ingin bergulat, Rafael lebih dari mampu menangani situasi itu, bertahan dan ofensif. Rafael adalah petarung MMA lengkap," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea