LINIMASA - Tim tuan rumah, Uzbekistan sukses menjadi juara Piala Asia U-20 setelah menundukkan Irak di final dengan skor tipis 1-0. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Bunyodkor Tashkent, Sabtu (18/3/2023).
Uzbekistan berhasil memenangkan laga tersebut setelah menorehkan gol semata wayang yang dicetak oleh Umarali Rahmonaliev lewat eksekusi bola penalti pada menit ke-72. Kemenangan tersebut merupakan kali pertama Uzbekistan meraih trofi Piala Asia U-20.
Selain itu, Uzbekistan juga menyamai rekor yang telah ditorehkan oleh Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Irak di level Piala Asia U-20. Selanjutnya mereka akan mengikuti Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Indonesia Mei mendatang.
Secara umum, Uzbekistan kalah penguasaan bola dari Irak sepanjang pertandingan final. Uzbekistan hanya mencatatkan 43,4 persen penguasaan bola, sedangkan Irak 56,6 persen. Sedangkan untuk tembakan, Uzbekistan lebih unggul dari Irak, yakni dengan melesatkan 12 tembakan.
Peluang pertama pada laga ini dimiliki oleh tuan rumah Uzbekistan melalui Asadbek Jurboev yang memiliki tiga kesempatan untuk membuka keunggulan dalam 25 menit pertama, namun ketiga-tiganya gagal berbuah menjadi gol.
Sundulan yang melambung di atas mistar gawang Irak pada menit kelima, diikuti kegagalan lainnya sembilan menit kemudian. Jurboev kemudian mencoba menyambar bola mendatar kiriman Makhmudjon Makhamadjonov namun sentuhannya belum mampu merepotkan kiper Irak.
Irak jarang mengancam pada babak pertama yang didominasi tuan rumah. Tendangan bebas Abdulrazzaq Qasim melambung ke atas mistar gawang Uzbekistan, sedangkan kiper Otobek Boymurodov mampu dua kali menggagalkan sepakan jarak dekat Ali Jasim.
Permainan Irak mulai membaik pada babak kedua. Jasim mengirim umpan terobosan ke arah pergerakan Abdulqader Ayoob, namun kiper Uzbekistan mampu bergerak cepat untuk memblok upaya tersebut.
Uzbekistan mencoba membalas. Bola panjang kiriman Nodirbek Abdularrazzakov tertuju kepada Abbosbek Fayzullaev ke kotak penalti. Sajjad Mohammed kemudian melakukan pelanggaran terhadap pemain sayap itu di kotak terlarang, yang membuat wasit menghadiahi penalti kepada Uzbekistan.
Kapten Rahmonaliev tidak melakukan kegagalan saat mengeksekusi penalti tersebut. Pada fase akhir pertandingan, kedua tim masih saling berjual-beli serangan.
Baca Juga: 3 Pemicu Stroke Dini yang Bisa Dicegah dari Sekarang, Salah Satunya Stres!
Kiper Irak Hussein Hasan dapat menggagalkan upaya Abdurrazzokov dan Jakhongir Uruzov nyaris mencetak gol bunuh diri. Namun Uzbekistan mampu mempertahankan keunggulan tipis sampai peluit panjang berbunyi. (Sumber: Antara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan