LINIMASA - UFC 287 telah usai. Israel Adesanya berhasil merebut kembali sabuk juara kelas menengah UFC dari pinggang Alex Pereira.
Ya, petarung asal Nigeria tersebut mampu menidurkan Alex Pereira setelah dua hook kanannya mendarat telah di rahang Poatan--julukan Pereira.
Setelah terkapar di kanvas oktagon, Adesanya melanjutkan untuk mamastikan Pereira tak melawan dengan memberikan beberapa hammer fist.
Hasil itu membuat Adesanya kembali berhak atas sabuk juara kelas menengah UFC. Kemenangan itu teramat spesial bagi petarung berusia 33 tahun tersebut.
Pasalnya, Pereira merupakan satu-satunya petarung yang berhasil mengalahkan Adesanya sebanyak tiga kali dengan rician dua kali di ajang kick boxing dan sekali di ajang mix martial art (MMA).
Mengawali ronde pertama, kedua petarung cenderung masih belum panas dan lebih banyak menakar celah serangan yang bisa dilakukan. Pereira tampak lebih banyak melepaskan tendangan calf--mengarah ke kaki lawan.
Kombinasi pukulan pun masing-masing dilancarkan kedua petarung. Baik Israel Adesanya ataupun Alex Pereira lebih santai menghabiskan lima menit ronde pertama.
Pada ronde kedua, kedua petarung lebih berani mengambil risiko. Tendangan-tendangan Pereira tampak lebih banyak mengenai kaki Adesanya.
Baca Juga: Bri Liga 1: Persita vs Persib, Berikut Prediksi Sususnan Pemain Kedua Kesebelasan
Di sisi lain, The Last Stylebender berusaha membuka celah dengan mendaratkan kombinasi pukulan dan tendangan ke arah Pereira. Waktu di ronde kedua tersisa tinggal satu menit lagi.
Pereira berhasil membuat Adesanya terdesak setelah melancarkan tendangan calf kick. Adesanya tersudut ke pagar oktagon dan langsung memasang kedua tangannya menghalangi muka.
Entahlah, apakah Adesanya benar-benar terdesak atau hanya sebuah strategi untuk membuat Pereira menurunkan pertahanannya.
Benar saja, melihat Adesanya tampak terdesak, Pereira langsung datang menyerbu lawannya itu. Ia melancarkan kombinasi pukulan dan flying knee ke arah muka Adesanya.
Namun, Adesanya tetap kokoh bertahan dan menghalangi wajah dan kepalanya dengan dua kepalan tinju yang diangkat ke atas.
Adesanya rupanya memperhatikan gerakan Pereira yang tampak bersemangat ingin kembali meng-KO Adesanya hingga menurunkan pertahanannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
12 Shade Cushion Wardah untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Bebas Abu-abu
-
6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik
-
Polda Metro Jaya Diminta Usut Dugaan Penipuan Rp3 Miliar
-
Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap
-
Harta Ketua DPRD Bone Disorot, KPK: Kalau Tidak Benar Kami Tindak
-
'Bom Waktu' Bangunan Sekolah Tua di Jakarta, Pemprov Siapkan Perbaikan Bertahap
-
Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026
-
Evaluasi MBG Dipertanyakan, Minimnya Pelacakan Penyebab Keracunan Jadi Sorotan
-
Review Serum Glow FX Glow Bomb, Harga Rp30 Ribuan Ampuh Libas Bekas Jerawat Tanpa Perih
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak