LINIMASA - Sakit gigi dapat menyerang kapan saja, bahkan saat menjalankan ibadah puasa.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kerusakan gigi, infeksi gigi atau gusi, sensitivitas gigi, atau bahkan karena kebiasaan merokok dan mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin.
Saat berpuasa, seseorang mungkin sulit untuk menangani sakit gigi karena tidak bisa minum atau makan untuk meredakan rasa sakit. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi sakit gigi saat puasa agar kondisi tidak semakin buruk.
Tidak semua kasus sakit gigi saat puasa harus membatalkan puasa. Namun, jika sakit gigi tersebut mengganggu kesehatan secara umum dan membuat seseorang sulit untuk beraktivitas atau beribadah, maka seseorang dapat menghentikan puasanya dan menggantinya di hari lain.
Hal ini karena kesehatan seseorang harus diutamakan dan puasa tidak boleh menyebabkan kerusakan atau bahaya bagi tubuh.
Sakit gigi saat puasa dapat membuat puasa terasa sangat tidak nyaman. Berikut adalah beberapa cara mengatasi sakit gigi saat puasa yang dikutip dari berbagai sumber:
1. Berkumur dengan air garam hangat: Campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat dan berkumurlah selama 30 detik. Garam dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab infeksi pada gigi.
2. Gunakan minyak cengkeh: Teteskan beberapa tetes minyak cengkeh pada kapas atau bola kapas, dan tempatkan pada gigi yang sakit. Minyak cengkeh mengandung zat alami yang disebut eugenol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik.
3. Gunakan es batu: Tempatkan es batu pada pipi dekat gigi yang sakit. Ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.
4. Hindari makanan dan minuman manis: Makanan dan minuman manis dapat meningkatkan rasa sakit pada gigi yang sensitif. Cobalah untuk menghindari makanan dan minuman manis saat berbuka dan sahur.
5. Berbaring dengan posisi kepala lebih tinggi: Timbulnya sakit gigi saat puasa tentu bisa bikin tubuh lemas. Untuk membantu meredakannya, Anda bisa beristirahat dengan sekadar berbaring atau tidur siang. Pastikan tubuh Anda dalam posisi telentang, lalu letakkan kepala lebih tinggi dari bagian tubuh lain dengan menggunakan bantal. Metode ini bertujuan untuk mencegah darah mengalir ke kepala Anda. Jika darah menggenang pada kepala, hal ini bisa meningkatkan rasa sakit dan nyeri pada gigi.
Jika rasa sakit gigi terus berlanjut atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Dinilai Mirip Justin Bieber, Suraj Chavan Dinobatkan Jadi Pria Paling Tampan di India
-
Ampuh Hilangkan Flek Hitam, Bolehkah Ibu Menyusui Memakai Retinol?
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
Perbedaan Dunia Sekolah dan Kuliah: Mengapa Tugas Dosen Sangat Penting?
-
Seni Regulasi Emosi Ala Zengo di Buku Jangan Cemas Karya Shunmyo Masuno
-
5 Action Cam DJI Paling Worth It buat Kreator Pemula di 2026
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Persiapan Pernikahan Jennifer Coppen Terungkap, Sudah Test Makeup dan Desain Gaun Pengantin
-
Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Jadi Reuni Kedua Pelatih dan Pemainnya
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus