LINIMASA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi didapuk menjadi capres oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat (21 /4/2023).
"Menetapkan saudara Ganjar Pranowo yang sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai Kader dan Petugas Partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon Presiden Republik Indonesia dari PDI-P," ujar Megawati menunjuk Ganjar jadi capres.
Ganjar pun mengaku siap dan berharap dirinya bisa memenuhi apa yang dimanatkan oleh PDIP kepada dirinya.
Kabar tersebut pun sontak membuat jagat maya ramai. Warganet mengomentari keputusan PDIP yang mengusung orang nomor wahid di Jawa Tengah tersebut menjadi capres, atau berangan naik kelas menjadi orang nomor satu di Indonesia.
Salah satu warganet ada yang menyinggung tentang keputusan Ganjar beberapa waktu lalu yang menolak Israel terlibat di Piala Dunia U-20, hingga berujung pada pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah turnamen sepak bola tersebut.
"Menolak Lupa Tragedi Pembatalan Pildun U20 2023," cuit salah seorang warganet.
Selain itu, warganet pun ada yang menyinggung nama Puan Maharani, yang semula dijagokan bakal ditunjuk Megawati sebagai capres dari PDIP.
“Ganjar Capres PDIP. Di luar prediksi. Kirain bakal Puan karena pengumumannya di Hari Kartini,” celetuk warganet.
“Aku lek dadi PDIP bakal tetep milih Ganjar sih daripada memaksakan Puan. Memaksakan Puan bisa jerumus ke dinasti dan bisa memperparah citra PDIP. Puan bisa di-propose ketua DPR aja kayak sekarang,” tulis warganet lain.
Baca Juga: Mudik Lebaran, Baca Doa Ini untuk Perjalanan Jarak Jauh agar Selamat Sampai Tujuan
Beberapa tagar yang trending di Twitter yang mengarah ke keputusan PDIP mengusung Ganjar jadi capres yakni tagar petugas partai, Calon Presiden, Mega, Ganjar, Presiden RI dan masih banyak lagi. Tagar Mega--merujuk kepada Megawati, sudah dicuit sebanyak 110 ribu kali hingga Jumat malam (21/4/2023).
Bahkan tagar Mega mengalahkan tagar Happy Eid Mubarak di Twitter. Tagar yang merujuk kepada perayaan hari raya Idulfitri 2023, dicuit warganet sebanyak 80,2 ribu hingga Jumat malam. Sementara tagar Mega sudah dicuit sebanyak 111 ribu kali.
Tagar Ganjar pun terkini sudah dicuit sebanyak 71,2 ribu kali dan hanya terpaut 10 ribu cuitan dibandingan dengan tagar Happy Eid Mubarak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks