LINIMASA - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan berita yang menyebar tentang kabar kematian artis komedian Rina Nose akibat kecelakaan maut pada saat momen Hari Raya Idulfitri.
Berita tersebut beredar melalui sebuah video yang diunggah oleh sebuah kanal YouTube BERANDA VIRAL dengan judul video yang sangat menyesatkan.
Kanal tersebut memasang thumbnail video yang mencantumkan keterangan yang sama, yaitu "RINA NOSE MENINGGAL DUNIA USAI ALAMI KECELAKAAN MAUT TEPAT HARI RAYA IDUL FITRI".
Unggahan video yang berdurasi 2 menit 35 detik tersebut, sama sekali tidak memberikan penjelasan yang valid terkait dengan klaim yang terdapat di dalam judul video.
Video tersebut hanya menampilkan foto-foto Rina Nose tanpa memberikan bukti atau penjelasan terkait dengan klaim yang telah diungkapkan.
Maka dari itu, tidak heran jika kabar ini mengejutkan banyak orang, khususnya penggemar dan keluarga Rina Nose.
Hal ini tentunya sangat memprihatinkan bagi banyak orang yang menyukai dan mengidolakan Rina Nose sebagai seorang komedian yang sangat berbakat.
Namun, meskipun kabar tersebut menyebar luas dan cukup menyedihkan, hingga saat ini tidak ada bukti valid atau kredibel yang bisa mendukung klaim bahwa Rina Nose telah meninggal dunia.
Kabar tersebut hanyalah sebuah hoaks atau konten yang menyesatkan.
Baca Juga: Cek Fakta: Momen Bahagia Amanda Manopo dan Arya Saloka Akhirnya Foto Bareng Keluarga Besar
KESIMPULAN
- Adanya klaim bahwa artis komedian Rina Nose meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan maut tepat saat momen Hari Raya Idulfitri.
- Klaim ini menyebar luas melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube BERANDA VIRAL pada Minggu (24/4/2023).
- Kanal YouTube BERANDA VIRAL menuliskan judul video dan keterangan yang menyesatkan.
- Video tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video.
- Narator dalam video ini pun hanya mengulas terkait kabar hoaks kematian Rina Nose.
- Kabar ini hanya merupakan klaim yang tidak berdasar dan tidak ada bukti yang mendukung.
- Unggahan kanal YouTube BERANDA VIRAL tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan dan tidak dapat dipercaya kebenarannya.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Momen Bahagia Amanda Manopo dan Arya Saloka Akhirnya Foto Bareng Keluarga Besar
-
Suguhkan Pemandangan Alam yang Menawan, Objek wisata di Aruk Sambas Jadi Buruan Wisatawan saat Liburan
-
Masih Jadi Tempat Wisata Favorit Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 109 Ribu
-
CEK FAKTA: Raja Salman Meninggal Dunia
-
Rayakan Lebaran Hari Ketiga, Prilly Latuconsina Dikomentari Ikuti Trend
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Momen Akad El Rumi Jadi Sorotan, Apakah Ijab Kabul Harus Satu Tarikan Napas?
-
Resident Evil Requiem Laku 7 Juta Kopi, Capcom Gelar Pesta Khusus
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Bukan Cuma Polygon, Ini 5 Sepeda Gunung MTB Kuat Terbaik Budget Terjangkau
-
Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia
-
KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara