LINIMASA - Ahmad Dhani, musisi senior Indonesia, baru-baru ini menjadi sorotan setelah sebuah video diunggah di salah satu akun YouTube. Video tersebut menampilkan Ahmad Dhani dan Ida Dayak, seorang penyanyi Dayak asal Kalimantan Timur yang sedang naik daun.
Tampak thumbnail video yang diunggah oleh akun @zaraentertainment itu menunjukan sosok Ida Dayak yang sedang bernyanyi di depan mikrophone yang biasa digunakan penyanyi di sebuah studio.
Tak hanya itu, terpampang juga foto Ahmad Dhani di belakan Ida Dayak yang terlihat seolah sedang mendengarkan suara Ida Dayak.
Berikut narasi judul dari video tersebut : AHMAD DHANI RELA BAYAR MAHAL 2,5 MILYAR IBU IDA DAYAK DUET LAGU BARU HINGGA MASUK DAPUR REKAMAN
Video itu menjadi kontroversi karena diklaim bahwa Ahmad Dhani membayar Ida Dayak sebesar Rp 2,5 miliar untuk membuat lagu baru bersama. Benarkah demikian?
HASIL PENELUSURAN FAKTA
Tidak Ada Bukti Valid
Setelah menonton video berdurasi 7 menit 12 detik tersebut, tidak ada penjelasan secara resmi ataupun bukti valid bahwa Ahmad Dhani membayar Ida Dayak sebesar Rp 2,5 miliar untuk membuat lagu baru.
Narator dalam video tersebut tidak memberikan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Ida Dayak dibayar sejumlah uang oleh Ahmad Dhani.
Baca Juga: Cek Fakta: Nita Gunawan Blak-Blakan Bilang Mengandung Anak Raffi Ahmad, Begini Sebenarnya!
Selain itu, foto yang digunakan sebagai thumbnail video ternyata merupakan editan yang direkayasa. Hal ini menimbulkan keraguan tentang keaslian video tersebut.
Kontroversi Tanpa Dasar
Meski begitu, kabar bahwa Ahmad Dhani membayar Ida Dayak sebesar Rp 2,5 miliar telah menyebar di berbagai platform media sosial.
Namun, tanpa adanya bukti valid yang dapat mendukung klaim tersebut, maka kontroversi ini seharusnya tidak perlu terjadi.
Selain itu, isi video pun tidak selaras dengan judul yang tertera. Video tersebut sebenarnya berisi tentang kolaborasi Ahmad Dhani dan Ida Dayak dalam membuat lagu baru, bukan tentang pembayaran sejumlah uang.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Nita Gunawan Blak-Blakan Bilang Mengandung Anak Raffi Ahmad, Begini Sebenarnya!
-
Cek Fakta: Kuat Ma'ruf dan PC Terciduk Tak Pakai Busana, Benarkah?
-
Cek Fakta: Arya Saloka dan Putri Anne Bertengkar Hebat, Benarkah?
-
Cek Fakta: Ine Anugrah Diusir Anak Ari Wibowo dari Rumah, Benarkah?
-
Cek Fakta: Inge Anugrah Diusir dari Rumah Oleh Anak-anaknya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi