LINIMASA - Dokter Boyke memberikan jawaban soal fakta dan mitor masturnasi yang bisa menurunkan vitalitas seksual dan kualitas sperma jika dilakukan secara berlebihan.
Jawaban tersebut disampaikan untuk menjawab pertanyaan Desta yang memertanyakan perihal hal tersebut.
Sebagai informasi, masturbasi merupakan aktivitas yang dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan seksual dengan cara menyentuk, mengelus atau menjilat alat kelamin sendiri.
Maturbasi ini biasa dilakukan oleh orang yang belum menikah dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan biologisnya.
Mengenai hal tersebut, dokter Boyke Dian Nugraha atau biasa di sapa dokter Boyke ini ini menjelaskan, mastubasi bisa menurunkan vitalitas seksual. Hal tersebut merupakan fakta, apabila kegiatan yang dikenal dengan onani itu dilakukan secara berlebihan.
"Jadi kalau dikatakan mitos atau fakta masturbasi bisa mempengaruhi vitalitas, itu fakta kalau masturbasinya berlebihan," ungkap Dokter Boyke melalui konten TikTok @sobatsehati dikutip tim Linimasa, Sabtu (5/5/2023).
Adapun tolok ukur masturbasi tidak berlebihan jika maksimal hanya dilakukan seminggu dua kali. Lebih dari itu bisa mempengaruhi kualitas sperma dan vitalitas lelaki di atas ranjang.
"Tapi kalau jadi setiap hari jadi kebiasaan, itu akan mengakibatkan menurunnya vitalitas. Otomatis karena tiap hari keluarkan sperma, akibat jumlah spermanya jadi berkurang," tutup Dokter Boyke.
Mengutip The Health Site, masturbasi dianggap sebagai perilaku seksual yang sehat, dan normal dilakukan semua orang. Tapi jika masturbasi terlalu sering, ini beberapa dampaknya:
Baca Juga: Baleg DPR Tunggu DIM dan Surpres RUU PPRT dari Pemerintah
1. Mudah Lesu
Hilangnya energi fisik dan mental merupakan salah satu efek samping masturbasi. Masturbasi juga membuat lebih lelah, kantuk, kusam, dan wajah keriput.
2. Membuat Ketagihan
Seseorang bisa kecanduan masturbasi, terlebih jika ia nyaman bermain-main dengan alat kelamin meski tanpa ada dorongan sebelumnya, ini salah satu tanda kecanduan.
3. Penyebab Ejakulasi Dini
Terlalu sering masturbasi bisa membuat lelaki sulit mengontrol pelepasan sperma saat berhubungan seks. Ini karena saraf penis terlalu sering terstimulasi karena aktivitas masturbasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung