/
Senin, 15 Mei 2023 | 17:16 WIB
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong Bahar Bin Smith menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

LINIMASA - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menjelaskan terkait dugaan penembakan terhadap penceramah, Habib Bahar bin Smith yang terjadi di dekat Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Dinas Perhubungan, Kemang, Kabupaten Bogor, belum lama ini. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan tidak menemukan proyektil peluru di lokasi dugaan insiden penembakan tersebut. 

"Tidak ada (proyektil peluru)," kata Ibrahim Tompo kepada wartawan, Senin (15/5/2023), melansir Suara.com. 

Ibrahim mengatakan polisi hanya menemukan bercakan darah di sorban milik Habib Bahar. Kekinian, polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. 

"Bercak darah ada pada sorban. Tidak ditemukan bercak darah (di TKP) dan selongsong peluru," ujar Ibrahim.

Sebelumnya, polisi mengatakan insiden penembakan Pimpinan Ponpes Tajul Alawiyyin tersebut dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK). Bahar ditembak saat mengendarai mobil Jeep. 

"Keterangannya sedang mencoba mobil Jeep yang baru diperbaiki oleh muridnya," jelas Ibrahim Tompo.

Menurutnya, Bahar sudah diperiksa oleh pihak kepolisian. Ibrahim Tompo belum bisa menyimpulkan berapa jumlah luka tembak yang mengenai tubuh dai kondang tersebut. 

"Ada luka di sekitar perut, namun hasil visum belum keluar. Sehingga kami belum bisa menginfokan lebih lanjut terkait kondisi dan penyebab luka tersebut," bebernya. 

Baca Juga: Dijuluki Pengantin Tercantik, Penampilan Jessica Mila Saat After Party Curi Perhatian Netizen

Load More