LINIMASA - Lucinta Luna terbiasa membuat heboh. Kali ini, selebgram tersebut menjadi sorotan publik karena mengumbar auratnya dengan mengenakan pakaian dalam dan berjoget panas.
Melalui akun Instagram pribadinya, Lucinta Luna mengunggah sebuah video di mana dirinya melakukan goyang syur sambil mengenakan pakaian dalam putih. Lekukan tubuhnya tampak jelas termasuk di bagian selangkangannya.
Sebelumnya, Lucinta Luna pun mengunggah potret kolaborasi bersama fotografer ternama Rio Motret. Ia tampak mengenakan bikini saja.
"Pagi-pagi menggila dulu gue. Baru kali ini gue merasa terinjak-injak. Selama ini gue selalu nurutin yang dia mau, belum tahu kalau singa udah murka," ungkap @lucintaluna_manjalita dikutip pada Selasa (6/6/2023).
Unggahan tersebut pun diserbu warganet. Di antara warganet merasa kebingungan apakah dosa melihat aurat sesama jenis.
"Serius nanya, kalian cowok nafsuan nggak lihatnya?," ungkap @avanputravan24.
"Semisal aku cowo yah nafsu.cabtik...mulus...body bagus," balas warganet lain.
"Udah tutup mata biar nggak lihat auratnya, tapi langsung sadar kalau kita se-gender," sambung @the_prak107.
"Aduh kak , kalau sudah jadi wanita itu hrus jga aurat selayaknya wanita,jngan di perlihatkan auratnya hrus di tutup,dosa jariah lo kak, dosa yg mengalir seperti air," komentar lainnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Aksi Nekat Putri Anne Dianggap Membahayakan Amanda Manopo dan Kru Ikatan Cinta
Lantas bagaimana menurut ajaran agama Islam. Melansir laman NU Online, seseorang yang dilahirkan sebagai lelaki akan dikenai aturan sebagai lelaki dalam hukum Islam, sekalipun pria tersebut sudah melakukan operasi ganti kelamin.
Aturan tersebut pun akan berlaku saat yang bersangkutan bersuci, salat, menutup aurat, perawatan jenazah hingga tata cara disalatkan sebelum dikebumikan.
Karena tidak ada perubahan status, dalam kitab fikih Hasyiyatus Syarwani disebutkan jika seorang lelaku mengubah bentuk menjadi perempuan, lalu ada lelaki yang menyentuhnya, maka wudhu-nya tidak serta merta batal.
Namun, Nabi Muhammad SAW tetap melarang melihat aurat perempuan ke perempuan ataupun sebaliknya, lelaki ke lelaki.
Melansir laman SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, aurat sesama lelaki yakni antara pusar hingga lutut. Alhasil, bagian paha merupakan aurat lelaki.
"Seorang lelaki janganlah melihat aurat lelaki lainnya. Begitu pula seorang perempuan janganlah melihat aurat perempuan lainnya," ujar Nabi Muhammad SAW, sesuai hadist yang diriwayatkan Muslim nomor 338.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia
-
Idul Adha Ada Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Hari Libur Mei 2026
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Basarnas Terima Sinyal Darurat dari Pendaki Usai Gunung Dukono Malut Erupsi
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
Belajar dari Kasus Ahmad Dhani, Ini 5 Cara Pulihkan Akun Instagram yang Diretas
-
Berapa Harga Sapi Kurban 2026? Ini Rinciannya Berdasarkan Jenis dan Bobot
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK