LINIMASA - Lima kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan perut buncit akan diuraikan dalam artikel ini, satu di antaranya scrolling media sosial sebelum tidur.
Setiap orang tentu mendambakan untuk memiliki berat badan ideal. Penumpukan lemak di perut dianggap dapat mengganggu penampilan.
Penumpukan lemak di perut bisa dipengaruhi oleh banyak hal. Selain faktor genetik, ada juga beberapa kebiasaan lain yang secara diam-diam bisa meningkatkan lemak di perut.
Seperti dilansir dari laman Eat This Not That!, Selasa (6/6/2023), berikut beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan lemak di perut menurut ahli nutrisi Tammy Lakatos dan Lyssie Lakatos.
1. Scrolling Media Sosial Sebelum Tidur
Tammy mengimbau siapapun untuk tidak menjadikan ini sebagai rutinitas sebelum tidur. Dia mengatakan, cahaya biru yang dipancarkan dari ponsel dan komputer menekan melatonin dan mengganggu ritme sirkadian serta tidur nyenyak.
Ketika Anda tidak tidur nyenyak, otak menginginkan energi dan sangat membutuhkan gula. Sangat mudah untuk makan makanan manis secara berlebihan sebagai upaya untuk membuat otak tetap terjaga.
“Selain itu, tanpa tidur yang cukup, hormon juga akan terpengaruh, sehingga lebih sulit untuk mempertahankan jaringan otot tanpa lemak yang meningkatkan metabolisme, dan lebih mudah untuk mendapatkan lemak tubuh,” kata dia.
2. Minum Segelas Susu Sebelum Tidur
Beberapa orang menikmati susu hangat sebelum tidur dengan asumsi akan membuat tidur lebih nyenyak. Tidak heran, karena susu mengandung triptofan, asam amino yang dapat membantu tubuh rileks dan merasa lebih baik.
Kabar buruknya, kalori ekstra yang terkandung di dalam susu bisa membuat lingkar pinggang semakin besar.
Baca Juga: Ditanggalkan Henhen Herdiana, Teja Paku Alam Pungut Nomor Punggung 12 di Persib
3. Minum Kafein
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, kafein yang dikonsumsi enam jam sebelum tidur benar-benar dapat mengacaukan segalanya, mendatangkan malapetaka pada tidur malam yang nyenyak.
Hal ini tidak hanya berlaku untuk pola tidur, tetapi juga dalam hal penambahan berat badan.
Harvard Health Publishing melaporkan bahwa kekurangan tidur berhubungan dengan peningkatan kadar hormon ghrelin yang membuat Anda lebih lapar dan dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
4. Begadang Menonton Film
Begadang untuk menonton film favorit bisa membuat Anda ketagihan, tapi menonton film atau acara TV secara berlebihan bisa mendorong keinginan untuk mencamil makanan yang tidak sehat di malam hari.
Menurut penelitian, menonton TV secara streaming berkaitan dengan jumlah kalori yang lebih tinggi dan pola makan yang buruk.
5. Makan Berdekatan dengan Waktu Tidur
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Idealnya, Anda harus makan makanan terakhir pada hari itu tiga jam atau lebih sebelum tidur.
"Jika ada makanan yang perlu dicerna di dalam usus, hal ini akan mengalihkan perhatian tubuh dari penyembuhan, karena tubuh berfokus untuk mencerna makanan," ungkap Tammy dan Lyssie.
"Saat Anda tidur, tubuh mencoba untuk menyimpan energi, memulihkan, dan memperbaiki, kalori-kalori tersebut tidak digunakan dengan baik dan bisa berakhir dengan nasib yang ditakuti, seperti lemak perut," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?