LINIMASA - Lady Nayoan mengaku tidak takut melawan keluarga Raffi Ahmad meskipun berisiko dipenjara. Setelah mengungkap dugaan perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett, ia mengaku siap menghadapi segala konsekuensi.
"Yang terburuk adalah mungkin dipenjara. Namun, aku tetap akan memilih untuk membongkar kebenaran, karena aku merasa memiliki tanggung jawab terhadap anak-anakku," ujar Lady Nayoan dalam sebuah wawancara dengan dr. Richard Lee yang dikutip dari podcastnya pada Jumat (23/6/2023).
Menurut Lady, sebagai seorang dewasa, ia harus mengambil sikap. Ia tidak ingin hubungan terlarang ayahnya diketahui oleh anak-anaknya saat mereka dewasa nanti.
"Bagi saya, sebagai seorang dewasa, saya tidak bisa menghentikannya. Apakah kita harus menunggu anak-anak dewasa untuk baru menghentikannya?" ucapnya.
Lady Nayoan tidak takut dilaporkan atas pencemaran nama baik karena menandai akun Syahnaz Sadiqah. Ia merasa bahwa dirinya berada di pihak yang benar.
"Saya tahu bahwa saya benar, jadi mengapa harus takut?" ujarnya.
Lady Nayoan merasa rumah tangganya sudah hancur sebelum ia membongkar skandal suaminya. Makanya, ia tidak menerima jika sikapnya dalam mengunggah bukti-bukti perselingkuhan Syahnaz dan Rendy dianggap sebagai penyebab kehancuran rumah tangga Syahnaz dan Jeje Govinda.
"Bukan saya yang menghancurkan, mereka yang menghancurkan. Jika tidak ada alasan ini (perselingkuhan), maka tidak akan ada postingan dari saya. Mereka yang menghancurkan, itu adalah pilihan mereka," tegasnya.
Potongan video wawancara antara Lady Nayoan dan Richard Lee ini diunggah ulang oleh akun TikTok @herliahii. Meskipun menyadari bahwa keluarga Ahmad memiliki kekuasaan, netizen tetap mendukung penuh Lady Nayoan.
"Tapi saya yakin berita ini akan sulit untuk dihilangkan karena kekuatan mereka sangat besar," tambah @zie***.
"Lawan Dinasti Andara ini... kuat, Mbak Lady," komentar @ray***.
"Dinasti mereka kaya, semoga mereka tidak menggunakan segala cara dengan uang," balas @apr***.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Lucu Rayyanza Joget Baby Shark Bareng Ameena Bikin Warganet Gemas: Cipung Lagi Ngapel?
-
Terungkap, Alasan Rendy Kjaernett Dekati Syahnaz Sadiqah, Cuma Mau Morotin Harta Istri Jeje Govinda, Cek Faktanya
-
Cerita Detik-Detik Istri Pergoki Rendy Kjaernett ke Rumah Syahnaz Sadiqah Tengah Malam, Kaget Tak Bisa Berkata-kata
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'