/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 20:43 WIB
Thumbnail video hoaks yang mengklaim Arya Saloka suapi Amanda Manopo saat Dinner di restoran Swiss. (YouTube ZML ENTERTAINMENT)

LINIMASA - Isu adanya kedekatan khusus antara Arya Saloka dan Amanda Manopo hingga kini masih terus menjadi sorotan publik.

Semenjak beradu akting sebagai suami-istri dalam sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka dan Amanda Manapo seringkali dijodoh-jodohkan oleh para fans.

Padahal Arya Saloka sendiri diketahui sudah memiliki seorang istri yakni Putri Anne, meski belakangan dikabarkan rumah tangga sang aktor diterpa isu perceraian.

Lantas baru-baru ini beredar narasi yang menyebutkan bahwa Arya Saloka suapi Amanda Manopo saat dinner romantis di restoran Swiss.

Berita tersebut diunggah oleh akun YouTube ZML ENTERTAINMENT pada Rabu  (20/6/2023) dengan judul "Romantisnya Arya Saloka dan Amanda Manopo Saat Dinner di Restoran Swiss".

Gambar dalam thumbnail video memperlihatkan foto Arya Saloka menyuapi Amanda Manopo di sebuah restoran.

Namun, benarkah kabar tersebut?

Penjelasan 

Setelah ditelusuri linimasa.suara.com, klaim yang menyebut bahwa Arya Saloka suapi Amanda Manopo saat dinner romantis di restoran Swiss adalah salah.

Baca Juga: Cek Fakta: Suami Puan Maharani Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi BTS

Dalam video yang berdurasi 7 menit 26 detik itu, tidak ditemukan informasi yang sesuai dengan judul video.

Narator hanya menyampaikan berita cek fakta dari salah satu media yang mengklaim bahwa Arya Saloka rela tinggalkan Ikatan Cinta demi bisa liburan dengan Amanda Manopo ke Swiss.

Bahkan hingga akhir video tidak ada klarifikasi resmi dari Arya Saloka dan Amanda Manopo terkait kabar liburan bersama ke Swiss.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Arya Saloka suapi Amanda Manopo saat dinner romantis di restoran Swiss adalah keliru alias berita hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More