LINIMASA - Perseteruan antara Dewi Perssik dan Ketua RT tempat tinggalnya mengenai perkara hewan kurban belum usai.
Bermula saat Dewi Perssik mengklaim bahwa sapi kurbannya ditolak oleh Ketua RT. Menurutnya, ia bahkan dimintai sejumlah uang sebesar Rp 100 juta jika ingin sapi tersebut diurus oleh pihak RT.
Merasa sangat tidak terima, Depe kemudian melepaskan kemarahannya melalui siaran langsung di Instagram-nya. Dalam siaran tersebut, Depe mengekspresikan rasa frustrasinya terhadap Ketua RT dan menegaskan bahwa klaimnya tentang penolakan sapi dan permintaan uang adalah benar adanya.
Persoalan tersebut semakin memanjang dan akhirnya mediasi dilakukan antara Depe dan Ketua RT. Namun, sayangnya, mediasi tersebut tidak berhasil meredakan perselisihan, malah membuat situasi semakin runyam. Dewi Perssik dan Ketua RT sama-sama meledak dalam mediasi yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini, Dewi Perssik, biduan berusia 37 tahun, masih aktif mengeluarkan pernyataan di berbagai media sosialnya. Ia terus mengungkapkan ketidakpuasannya dan menyindir bahwa Ketua RT telah bersekongkol dengan para pelaku politik.
Netizen yang menyaksikan aksi Dewi Perssik tersebut mulai merasa kesal dengan perilaku kerasnya yang terkenal suka menciptakan keributan. Mereka yang mulai geram dan mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memboikot kehadiran penyanyi asal Jember tersebut di acara televisi
"KPI tolong orang ini diboikot karena selalu bikin rusuh unfaedah. Selalu bikin kekacauan di Indonesia. Admin TikTok, tolong dibanned akun dia, biar TikTok diisi dengan FYP-FYP yang berfaedah," tulis video yang diunggah ulang akun @lambe__danu, Minggu (1/7/2023).
"Kalian setuju nggak kalau dia diboikot?" sambungnya lagi.
Ternyata, video yang menjadi viral di TikTok tersebut mendapat persetujuan dari banyak warganet. Mereka menilai bahwa aksi frontal Dewi Perssik tidak memiliki manfaat jika harus diberitakan oleh media televisi.
Baca Juga: Cek Fakta: Amanda Manopo Disebut Jadi Orang Ketiga dalam Isi Chat WA Arya Saloka dan Putri Anne
"Setuju sih, tipe-tipe frontal. Perempuan dengan pendidikan tinggi tentu akan berbeda dalam menyikapi suatu permasalahan," kata akun @atiq***.
"Setuju, Depe ini arogan banget ya, congkak, sombong. Dia yang paling marah, kelihatan kalau sebenarnya dia tahu dia salah. Tapi karena kepalang gengsi nggak mau ngakuin, nggak mau minta maaf. Drama mulu ini orang," ujar akun @dera***.
"Setuju Depe diboikot, biang rusuh setelah Nikmir," tulis akun @maha***.
Berita Terkait
-
Disebut Palak Dewi Perssik Rp100 Juta soal Sapi Kurban, Pak RT Ketawa dan Bilang...
-
Tak Berkutik Saat Diciduk Polisi, Pak RT Jebloskan Dewi Perssik ke Penjara, Cek Faktanya
-
KPI Resmi Boikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Buat Raffi Ahmad Syok, Lady Nayoan Sebut Karma, Cek Faktanya!
-
Pengakuan Pak RT Menanggapi Masalah Sapi Kurban yang Bikin Dewi Perssik Mencak-Mencak
-
Gegara Daging Kurban, Dewi Perssik Berseteru dengan Ketua RT hingga TNI Turun Tangan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor