LINIMASA - Dua pemain keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi dan Tijjani Reijnders, telah menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Kedua pemain ini telah masuk radar transfer klub-klub top Serie A Italia pada musim panas ini.
Emil Audero, kiper berbakat berusia 26 tahun, dikabarkan menjadi target transfer Inter Milan. Sementara Tijjani Reijnders, gelandang serbaguna berusia 24 tahun, mendekati rival sekota Inter, AC Milan.
Namun, kemungkinan kedua pemain ini semakin "jual mahal" untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia juga harus diperhatikan. Artikel ini akan menjelaskan potensi dampak dari transfer mereka terhadap Timnas Indonesia.
Kedua pemain itu dianggap sebagai pemain Grade A yang memiliki potensi besar untuk memperkuat Timnas Indonesia. Shin Tae-yong telah merekomendasikan kedua pemain ini untuk dinaturalisasi PSSI, sebagai bagian dari proyek pengembangan Timnas Indonesia.
Namun, kabar mengenai minat klub-klub top Serie A, seperti Inter Milan dan AC Milan, terhadap kedua pemain ini telah memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan transfer mereka dan dampaknya bagi Timnas Indonesia.
Menurut laporan media Italia La Repubblica, Inter Milan dikabarkan tertarik untuk merekrut Emil Audero sebagai tambahan ke dalam tim mereka. Inter Milan sedang mencari penjaga gawang baru, terutama dengan adanya rumor mengenai kepindahan Andre Onana ke Manchester United.
Di sisi lain, AC Milan dilaporkan sedang menjalin negosiasi dengan Tijjani Reijnders untuk menggantikan Sandro Tonali yang akan pindah ke Newcastle United. Jika transfer ini terwujud, hal ini dapat meningkatkan nilai jual kedua pemain tersebut dan kemungkinan mereka untuk dinaturalisasi menjadi semakin besar.
Kehadiran Emil Audero dan Tijjani Reijnders di klub-klub top Serie A Italia bisa mempengaruhi proses naturalisasi mereka untuk membela Timnas Indonesia. Bergabung dengan klub-klub tersebut akan memberikan mereka peluang bermain di level yang lebih tinggi dan meningkatkan eksposur mereka di dunia sepak bola.
Selain itu, klub-klub besar juga dapat memberikan fasilitas dan pengembangan yang lebih baik bagi pemain.
Baca Juga: Geser Indra Sjafri, Erick Thohir Percayakan Timnas U-23 pada Shin Tae-yong
Namun, pemain Grade A seperti mereka pasti akan mempertimbangkan banyak faktor sebelum membuat keputusan besar seperti pindah kewarganegaraan. Ini termasuk peluang bermain di tim nasional, ikatan emosional dengan negara asal, dan rencana karir jangka panjang mereka.
Dengan kata lain, baik Emil Audero ataupun Tijjani Reijnders kemungkinan akan semakin jual mahal untuk mau bergabung dengan Timnas Indonesia karena kariernya di Serie A semakin diperhitungkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis
-
Bertajuk 'The Sin: Bliss,' ENHYPEN Umumkan Comeback pada Bulan Agustus
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut