LINIMASA - Beredar kabar yang menarasikan Saddil Ramdani mengemis maaf dari Shin Tae-yong karena tak mau dicoret dari daftar penggawa Timnas Indonesia. Pemain Sabah FC itu disebutkan tak mau berseteru dengan Shin Tae-yong.
Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube GR Timnas melalui unggahan sebuah video pada Kamis (6/7/2023). Hingga artikel ini ditulis, video tersebut sudah ditonton sebanyak 8,3 ribu kali penayangan.
"BAK PENGEMIS !! Saddil Ramdani Temui Shin Tae Yong Untuk Meminta Maaf Sampai Bilang Begini," judul unggahan video itu.
Thumbnail video tersebut menampilkan seolah Saddil Ramdani, Shin Tae-yong dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir sedang melakukan jumpa pers. Bagian wajah Saddil Ramdani tampak dilingkari garis merah.
"Takut namanua dicoret, Saddil Ramdani Mengemis Maaf STY," narasi yang tertulis dalam thumbnail video.
Lantas benarkah klaim video tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta, tidak ditemukan bukti valid ataupun keterangan resmi Saddil Ramdani yang meminta maaf kepada Shin Tae-yong karena merasa khawatir dicoret dari penggawa Timnas Indonesia.
Narator dalam video berdurasi 2 menit 21 detik tersebut hanya membahas terkait perseteruan Saddil Ramdani dengan warganet di media sosial.
Baca Juga: Cek Fakta: Eks Kapolri Terima Jatah Bulanan dari Panji Gumilang, 256 Rekening Resmi Dibekukan
Saddil Ramdani memang sempat menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir setelah membalas komentar warganet yang dianggap terlalu kasar bagi seorang atlet juga menyinggung pemain naturalisasi dengan panggilan pendatang dan terlalu dielu-elukan.
“Memang statistik Saddil untuk Sabah FC musim 2023 cukup mentereng dengan mencatat 5 gol dan 5 assist dalam 15 pekan. Sementara di Timnas Indonesia, Saddil baru mencetak 1 gol dari 22 penampilan,” ungkap narator dalam video.
Video tersebut menampilkan unggahan Saddil di Instagram yang berisi tentang jawaban untuk warganet yang membandingkan permainan dirinya saat membela klub dan Timnas Indonesia.
“Jadi gini kenapa sih kalian bandingin gue di timnas sama di club beda. Ya bedalah, emang gue sebagai pemain butuh namanya jam terbang dan kebebasan untuk bermain, apakah di timnas kami diberikan itu? Tidak sama sekali,” tulis Saddil.
Unggahan tersebut, dianggap oleh narator sebagai penyebab mantan pemain Persela Lamongan tersebut dirujak habis-habisan oleh warganet di jagat maya.
Namun, hingga akhir video tidak ditemukan adanya permintaan maaf dari Saddil kepada Shin Tae-yong.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan