LINIMASA - Baru-baru ini beredar kabar yang menarasikan bahwa bintang sepak bola Portugal Christiano Ronaldo menangis saat mendengar Putri Ariania melantunkan salawat Nabi.
Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Abi TV melalui sebuah unggahan video pada Rabu (26/7/2023).
"MASYAALLAH, Pecah Tangis Cristiano Ronaldo Mendengarkan Putri Ariani Lantunkan Sholawat Nabi," judul unggahan video itu.
Thumbnail video memperlihatkan pesepakbola yang kini memperkuat Al Nassr tersebut tampak sedang menundukkan pandangan sambil mengusap air mata di samping Putri Ariani yang sedang membuka Alquran.
"Subhanallah, pecah tangis Cristiano Ronaldo mendengarkan Putri Ariani lantunkan sholawat nabi," narasi yang dituliskan dalam thumbnail video menggunakan huruf kapital.
Lantas benarkah klaim video tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Christiano Ronaldo menangis mendengar lantunan salawat Nabi yang dibawakan Putri Ariani merupakan informasi tidak tepat.
Tidak ada bukti ataupun keterangan resmi yang menyebutkan bahwa Christiano Ronaldo menangis mendengar lantunan sholawat nabi.
Baca Juga: Cek Fakta: Pangeran Fazza Beri Putri Ariani Jam Tangan Seharga 400 Dirham
Alih-alih memberikan bukti valid, narator dalam video berdurasi 3 menit 14 detik tersebut hanya menarasikan bahwa Ronaldo diudang menghadiri sebuah acara dan di sana ia mendengar Putri Ariani yang tampil di panggung membacakan Alquran.
Narator menyebut bahwa Ronaldo sampai menangis mendengar lantunan ayat Alquran yang dibacakan oleh Putri Ariani. Namun, tidak ada bukti yang menguatkan kebenaran klaim narasi tersebut.
Video hanya berisi cuplikan Ronaldo yang sedang menangis dan disandingkan dengan Putri Ariani.
Cuplikan video Christiano Ronaldo menangis bukanlah karena mendengar Putri Ariani melantunkan salawat ataupun membaca Alquran. Kejadian Ronaldo menangis tersebut saat sedang diinterview dalam sebuah acara televisi oleh Piers Morgan di mana Ronaldo bersedih saat diperlihatkan video rekaman mendiang ayahnya.
Melansir Mirror, acara wawancara terbuka Christiano Ronaldo tersebut tayang di televisi Inggris pada September 2019. Berita yang ditayangkan Mirror tersebut berjudul "Cristiano Ronaldo breaks down in tears during emotional TV interview with Piers Morgan," yang tayang pada 16 September 2019.
Kemeja yang digunakan Ronaldo dalam wawancara tersebut sama persis dengan potongan video yang dicaplok oleh kanal YouTube Abi TV.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
35 Kode Redeem FF 17 Maret 2026, Persiapan Mystery Shop Spesial Lebaran
-
Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026
-
Program Mudik Gratis BUMN 2026, BNI Fasilitasi Keberangkatan 7.000 Pemudik
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Proyek Halte BRT "Berantakan", Dishub Jabar Langsung Turun Tangan
-
5 Trik Ampuh Temukan SPKLU Terbaik di Jalur Mudik 2026, Bisa Hemat Waktu
-
International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan