LINIMASA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran penting dalam ekonomi Indonesia. Tidak hanya sebagai motor ekonomi tetapi juga sebagai kontributor dividen penting bagi keuangan negara.
Meskipun beberapa BUMN mengalami tantangan finansial, beberapa perusahaan pelat merah masih berhasil menjadi penyumbang dividen terbesar kepada negara.
Berikut ini lima BUMN yang menunjukkan kontribusi besar melalui penyetoran dividen signifikan serta dukungan bagi keuangan negara.
1. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Dividen negara tahun ini mendapat sumbangan signifikan dari PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), dengan nilai mencapai Rp23,15 triliun. Prestasi BRI dalam mencapai laba bersih sebesar Rp51,41 triliun pada tahun 2022 menjadi pemicu utama kontribusi besar ini. Direktur Utama BRI, Sunarso menegaskan kinerja apik ini dipengaruhi oleh respons strategis yang tepat.
2. PT Bank Mandiri
PT Bank Mandiri juga menjadi salah satu kontributor utama dalam penyetoran dividen keuangan negara dengan total Rp8,75 triliun. Keputusan untuk membagikan dividen sebesar Rp24,70 triliun atau 60% dari laba bersih tahun buku 2022 kepada pemegang saham menjadi landasan bagi kontribusi ini.
3. PT Telkom
PT Telkom tidak ketinggalan dalam mendukung keuangan negara melalui penyetoran dividen. Dividen yang dibagikan pada tahun 2022 sebesar Rp14,86 triliun atau Rp149,97 per saham, yang merupakan 60% dari laba bersih perusahaan tahun 2021.
Baca Juga: Dikenal Beraroma Menyengat tapi Nikmat, Intip Manfaat Jengkol
4. PT Bank Negara Indonesia (BNI)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) juga turut berperan dengan penyetoran dividen sebesar Rp4,39 triliun. Ini merupakan bagian dari kebijakan perusahaan yang menyetujui pembagian dividen sebesar 40% dari laba bersih perseroan.
5. PT Pelindo
PT Pelindo juga memberikan sumbangan penting melalui penyetoran dividen sebesar Rp1,32 triliun. Kinerja keuangan yang lebih baik setelah merger terbukti dalam peningkatan pendapatan dan laba bersih di tahun 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti