LINIMASA - Serial live action dari One Piece, yang sebelumnya menuai banyak pujian dari penggemar di seluruh dunia, tidak luput dari kritik tajam beberapa netizen Korea.
Beberapa dari mereka bahkan membandingkannya dengan serial "Wednesday" yang juga tersedia di platform Netflix.
Bagaimana sebenarnya respons negatif yang diberikan oleh warganet Korea terhadap adaptasi live action dari karya manga legendaris Eiichiro Oda ini? Mari kita simak lebih lanjut.
One Piece Live Action vs Wednesday
"Wednesday" dan "One Piece Live Action" adalah dua serial yang memiliki kesamaan dalam hal jumlah episode, yaitu delapan episode, dan keduanya populer di Netflix. Namun, kedua serial ini memiliki genre dan cerita yang berbeda.
"Wednesday" adalah serial komedi horor Amerika yang diadaptasi dari karakter Wednesday Addams karya Charles Addams. Sementara "One Piece Live Action" mengisahkan petualangan bajak laut dengan lima karakter utama, yaitu Luffy, Zoro, Sanji, Nami, dan Usopp, dalam dunia yang penuh misteri.
Serial "One Piece Live Action" mendapatkan banyak apresiasi dari penggemar di berbagai negara dan bahkan menjadi trending di beberapa di antaranya. Bahkan, dalam data terbaru, serial ini berhasil menduduki peringkat pertama di 84 negara, melampaui popularitas "Wednesday" dan "Stranger Things Season 4."
Respon Negatif dari K-Netz
Meskipun mendapat sambutan hangat di banyak negara, serial "One Piece Live Action" tidak mendapatkan reaksi positif dari semua orang. Beberapa netizen Korea (K-netz) menyuarakan ketidaksetujuan mereka terhadap pendapat bahwa "One Piece Live Action" lebih sukses dibandingkan dengan "Stranger Things 4" dan "Wednesday."
Baca Juga: Fakta Unik Penampilan Putri Ariani di America's Got Talent 2023
Kritik yang diungkapkan oleh sebagian K-netz dapat ditemukan dalam komentar-komentar negatif yang diposting di akun Twitter @OP_Netflix_Fan. Beberapa komentar menyatakan ketidakpuasan terhadap kualitas serial ini, termasuk ketidakpuasan terhadap adegan aksi yang dianggap kurang seru.
“Dibandingkan dengan uang yang saya keluarkan, kualitasnya jelek dan adegan aksinya tidak seru sama sekali.”
“Saya sebagai otaku One Piece puas, adaptasinya juga bagus… Actionnya agak mengecewakan, tapi tetap saja.”
“Membosankan sekali… Stranger Things Wednesday lebih seru hahaha. Oh, apa yang kamu lakukan seperti itu berdasarkan penilaian tidak resmi? tertawa terbahak-bahak.”
“Mungkin karena ekspektasinya tidak terlalu tinggi, tapi aku senang-senang saja haha, menurutku castingnya bagus, tapi aksinya pasti mengecewakan.”
“Tidak, menurutku ini lebih baik dari yang diharapkan, tapi ini jelas bukan sebuah karya agung!!!”
“Biaya produksinya lebih dari 20 miliar won per episode, jadi jika gagal, Netflix akan mendapat masalah besar.”
“Bukankah ini hanya informasi yang tidak tepay? Jika Anda mengatakan ini adalah serial baru Netflix, anggap saja itu resmi dan salah paham, tetapi orang lain di komentar tidak tahu banyak, jadi mereka bertanya apakah itu sudah berakhir.”
“Saya menontonnya karena penasaran, tapi itu tidak terlalu bagus.”
“Semua orang yang melihatnya mengatakan itu masih seru, jadi saya akan mencoba menontonnya ketika saya punya waktu,” dan komentar lainnya.
Perlu diingat, selera tontonan setiap orang tentu saja berbeda-beda. Jika warganet Korea menilai One Piece Live Action tidak lebih baik dari Wednesday, bagaimana dengan anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja