LINIMASA - Kapten Timnas Brunei Darussalam, Hendra Azam mengaku tetap optimis bisa meladeni permainan Timnas Indonesia saat kedua kesebelasan bentrok dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (12/10/2023).
Hendra Azam paham betul Timnas Brunei memang beda kelas dengan skuad Garuda, tapi meski begitu ia dan rekan-rekannya akan bertarung mati-matian dalam laga esok. Bahkan, Hendra sudah bersiap untuk menerapkan strategi parkir bus alias menumpuk banyak pemain di lini belakang guna mencegah gawang Brunei dari kebobolan.
Ia pun bergurau bahwa skuad asuhan Shin Tae-yong bakal menerapkan formasi 1-1-8 dalam pertandingan nanti. Pasalnya, Brunei tidak diunggulkan dalam laga nanti. Di atas kertas, Indonesia diprediksi bisa menang mudah dari Brunei.
"Jadi mungkin besok mereka (Timnas Indonesia) juga akan menyerang total, main dengan formasi 1-1-8, jadi kami harus menumpuk pemain di lini pertahanan. Tapi, sekarang situasi beda, kami main 11 lawan 11 sejak awal, jadi saya optimistis bisa mengimbangi mereka," kata Hendra dalam konferensi pers sehari jelang laga.
Pertemuan terakhir kedua tim, Indonesia mampu menjadikan Brunei sebagai lumbung gol. Dalam laga di Piala AFF 2022 lalu, Indonesia menang telak atas Brunei dengan skor 0-7. Kala itu, Brunei harus bermain dengan 10 orang sejak menit 38 setelah Mohammad Alinur Rashimy dihukum kartu merah oleh wasit pemimpin laga.
"Di pertemuan terakhir wajar kami sulit mengalahkan Indonesia, karena mereka main menyerang, juga kami hanya bermain dengan 10 orang, sulit bagi kami mengimbangi mereka di laga itu," katanya.
Pelatih kepala Brunei Darussalam, Mario Rivera mengatakan anak asuhnya siap meladeni Timnas Indonesia dalam laga nanti. Meski begitu, Rivera tak menampik kalau anak asuhnya bakal kesulitan memenangkan pertandingan.
"Besok akan jadi laga sulit bagi kami, beda tujuan Indonesia dan Brunei karena Brunei sepak bolanya lagi gak bagus. Tapi sepak bola adalah olahraga paling bebas dari dunia," ujar Rivera.
"Masih ada peluang bagi kami karena dari awal sudah 11 vs 11. Kami akan coba memberikan yang terbaik dan kompetitif di laga besok meski ranking kami beda jauh," tandasnya.
Baca Juga: Angkut Barang dari Mess Persebaya, Ferdinan Sinaga Disebut Gabung Klub Liga 2
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Organda Kota Semarang Gelar FGD, Bus Listrik Mulai Uji Coba di Trans Semarang
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi Keluarga Prasejahtera
-
BRI Optimalkan Dana SAL untuk Pembiayaan Produktif, Dorong Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan
-
Dapat Tambahan Likuiditas dari Dana SAL, BRI Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Dunia Usaha
-
Terekam CCTV, Modus Bule dan Dua Rekannya Gondol Kosmetik di Toko Palembang
-
Pemerintah Salurkan Dana SAL ke Himbara, BRI Siapkan Pembiayaan untuk Penggerak Ekonomi
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
BRI Apresiasi Kebijakan Dana SAL, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Sektor Riil
-
Dukung WCU dan SDGs 4, Dosen-Mahasiswa UM Ciptakan Aplikasi SIGMA untuk Asah Counting Skills Siswa