Momen dimana anak sudah cukup umur untuk bersekolah dan menuntut ilmu setinggi-tingginya adalah momen dimana orang tua merasa senang dan bangga terhadap anaknya. Akan tetapi, apakah anak akan siap dan berani? Selama bertahun-tahun anak kita selalu berada dalam naungan orang tuanya mungkin akan membuat mereka ketakutan dengan hal-hal baru yang akan ia hadapi.
Kita sebagai orang tua harus mengantisipasi hal tersebut dengan mempersiapkan segala kebutuhan si anak. Dengan mengantisipasi rasa takut sang anak, orang tua akan lebih tenang ketika melepas ia tanpa rasa khawatir. Persiapan pra sekolah dasar dinilai sangat penting karena Moms sedang dalam tahap mempersiapkan masa depan sang anak.
Apabila Moms memiliki anak pertama dan pernah mengurus persiapan sebelum masuk sekolah dasar, mungkin Moms sudah memiliki pengalaman dalam mempersiapkan anak berikutnya untuk masuk sekolah dasar. Namun, bagi Moms yang baru pertama kali mengurus persiapan anak sebelum masuk sekolah dasar, maka tips-tips dibawah ini akan sangat membantu Moms.
Berikut adalah tips-tips mempersiapakan anak sebelum masuk sekolah dasar:
1.Mengembangkan Skill Sosial Anak
Tips pertama yang Moms harus lakukan adalah dengan mengembangkan skill sosial anak. Ajak anak untuk bertemu dan berkomunikasi dengan keluarga atau kerabat terdekat agar anak bisa belajar untuk berbaur dengan anak-anak lain di sekolah nanti. Hal ini harus dilakukan agar anak dapat aktif dan tidak takut ketika bertemu dengan lingkungan baru di sekolah.
2.Mulai Dorong Anak Untuk Mandiri
Tips berikutnya adalah mengajarkan anak untuk mandiri. Moms mungkin masih khawatir dan akan mengawasi anak ketika di sekolah. Namun, tidak selamanya Moms akan terus mendampingi anak di sekolah bukan? Maka dari itu, mulai ajarkan anak untuk mandiri ketika orang tua mereka tidak ada di sekolah. Ajarkan anak untuk buang air kecil dan buang air besar sendiri dan ajarkan anak untuk makan siang sendiri.
3.Mengajarkan Anak Tata Krama
Tips selanjutnya adalah mengajarkan anak bertata krama. Ketika skill sosial anak sudah terasah, ajarkan anak sopan santun ketika berada di sekolah. Ajarkan anak untuk menghormati orang dewasa seperti guru dan petugas sekolah, lalu ajarkan anak untuk mengetahui batasan apa saja yang tidak boleh ia lewati ketika berinteraksi dengan teman-teman sebaya nya nanti.
4.Mempersiapkan Mental Anak
Ketika anak mulai memasuki ruangan kelas, umumnya sang anak akan takut dan tidak mau meninggalkan orang tuanya. Moms dapat mempersiapkan mental anak dengan membicarakan apa saja manfaat yang anak akan dapatkan ketika menempuh pendidikan pertamanya, berikan anak ketenangan secara mental akan membuat anak lebih percaya diri dan tidak takut dengan lingkungan baru yang ia akan hadapi.
5.Mendengarkan Keluhan Anak
Dengarkan keluhan anak dan berikan solusi yang menurut Moms tepat kepada sang anak. Dengarkan keluhan apa saja yang menyebabkan si anak tidak ingin masuk sekolah. Yakinkan sang anak untuk bersekolah dan berikan solusi ketika anak menghadapai ketakutannya ketika bersekolah.
6.Atur Jam Tidur Anak
Atur jam tidur anak beberapa minggu sebelum anak masuk sekolah. Hal ini perlu dilakukan agar anak bisa bersemangat dan tidak kelelahan ketika bersekolah. Biasakan anak untuk tidur sekitar jam 8-10 malam dan bangun sekitar jam 5-6 pagi. Anak yang beristirahat dengan cukup akan lebih siap untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari guru nya di sekolah nanti.
7.Mempersiapkan Perlengkapan Sekolah
Ajak anak untuk membeli perlengkapan sekolah bersama-sama. Berikan apa saja peralatan sekolah yang anak sukai karena akan membuat anak semakin bersemangat untuk bersekolah. Siapkan peralatan seperti tas sekolah, seragam, sepatu, perlengkapan alat tulis dan juga buku-buku sekolah anak.
8.Ajak Anak Berkeliling Sekolah
Sebelum anak belajar secara aktif di sekolah, alangkah baiknya Moms mengajak anak untuk berkeliling sekolah terlebih dahulu. Ajak anak untuk mengenali lingkungan sekolahnya agar ketika anak mulai aktif untuk bersekolah, anak tidak akan merasa asing dengan lingkungan sekolah.
Berita Terkait
-
Peradi Profesional Resmi Dideklarasikan, Santuni 1.250 Anak Yatim di Jakarta
-
Tabungan Tipis, Anxiety Berlapis: Realitas Kecemasan Finansial Generasi Muda
-
25 Contoh Kartu Ucapan Idul Fitri Anak SD Lengkap dengan Link Desainnya
-
Kapan Pelaksanaan TKA 2026? Cek Jadwal dan Panduan untuk SD-SMP
-
Nestle Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Harga Motor Matic Maret 2026, Ada Honda, Suzuki, hingga Yamaha Fazzio Hybrid Special Edition
-
Imsak Palembang 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
-
Pasutri di Banten Ditangkap! Jual Remaja Lewat MiChat dengan Modus Janji Kerja Restoran
-
Imsak Bandar Lampung Hari Ini 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Maghrib
-
Kebakaran Mencekam di Bogor: 3 Rumah Hangus, Satu Balita Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Cari ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Lampung? Ini Lokasi yang Bisa Dicoba
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Tanpa Pandang Bulu, Bupati Cianjur Pastikan Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah Ikut Dievakuasi
-
Imsak Jakarta Hari Ini 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Maghrib