/
Rabu, 20 Juli 2022 | 21:58 WIB
menabung dana pendidikan (Ilustrasi menabung dana pendidikan, dana pendidikan anak. [Pexels])

Bagi para orang tua yang memiliki anak, dana pendidikan anak tentu termasuk salah satu kebutuhan rumah tangga berbiaya besar yang perlu dikeluarkan. Oleh karena jumlahnya tidak sedikit, wajar jika banyak orang tua memilih menyiapkan dana pendidikan tersebut beberapa tahun sebelum anak masuk sekolah.

Masalahnya, menabung dana pendidikan anak itu sendiri ternyata bagi sebagian orang tidak semudah seperti yang dibayangkan. Belum lagi ketika sudah berjalan pun, progres atau kelanjutan program menabung dana pendidikan ini bisa saja mendapatkan berbagai kendala alias tidak lancar.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara menentukan jumlah dana pendidikan anak yang tepat agar sesuai dengan rencana sekolah yang diinginkan? Seperti ditulis Suara.com belum lama ini, platform investasi online Bibit sempat merumuskan cara menghitung dana pendidikan anak agar sesuai dengan harapan.

Diketahui, biaya atau dana pendidikan sendiri di Indonesia setiap tahunnya hampir selalu mengalami kenaikan, mulai dari level TK sampai perguruan tinggi. Makanya, para orang tua sebaiknya melakukan riset dan survei agar bisa memperoleh sekolah yang diinginkan sesuai anggaran.

Kalkulasi waktunya kira-kira: seandainya saat ini telah memiliki anak berusia 1 tahun dan sedang mengumpulkan dana pendidikan, maka ada waktu 3 tahun hingga anak bersekolah TK. Kemudian ada waktu 5 tahun lagi untuk anak masuk SD, 11 tahun jelang masuk SMP, 14 tahun menuju SMA, dan 17 tahun lagi sebelum sang anak masuk perguruan tinggi.

Catatan khusus dalam menabung dana pendidikan anak:

1. Dana pendidikan sebaiknya disiapkan hingga level perguruan tinggi, karena semakin cepat mengumpulkannya maka 'cicilan' atau jumlah nabung bulanan akan semakin kecil.

Namun, jika berdasarkan hitungan budget bulanan dirasa belum mampu, maka tentukan dulu skala prioritas. Misalnya, yang paling mendekati adalah untuk jenjang TK dan SD, maka fokus dahulu ke target atau tujuan tersebut.

2. Setiap anak dan orang tua memiliki preferensi yang berbeda-beda soal sekolah yang diinginkan. Makanya, besaran biaya pendidikan yang perlu disiapkan juga akan berbeda-beda. Sebaiknya buat hitungan sendiri, agar bisa memperoleh kisaran dana yang harus disiapkan.

Baca Juga: Lengkap, 3 Cara Mudah dan Aman Mengetahui Password WiFi di Ponsel Android!

3. Penting untuk selalu mengingat adanya inflasi dana pendidikan. Usahakan mengecek biaya pendidikan terbaru setiap tahunnya, khususnya lagi di sekolah atau lembaga pendidikan yang ingin dimasuki.

Hal ini guna mendapatkan gambaran berapa dana pendidikan yang harus dibayar saat anak kita masuk ke jenjang pendidikan tersebut. Sekaligus juga mengkalkulasi ulang jika masih dalam proses menabung dan masih punya waktu lebih dari setahun lagi untuk menyiapkan dananya.

Load More