Suara.com - Banjir dan longsor dilaporkan menerjang setidaknya 13 kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sejak Jumat (15/7/2022), sejumlah wilayah di Garut terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya sungai.
Belakangan ini viral di media sosial rekaman seorang lelaki yang menjadi salah satu korban banjir menangis tersedu-sedu sambil memeluk seragam sekolah anaknya.
Dalam video yang dibagikan oleh akun TikTok noviagustinanovi pada 17 Juli, pemilik akun mengatakan bahwa lelaki tersebut adalah seorang ayah yang memiliki anak yang masih duduk di Sekolah Dasar.
Terekam lelaki paruh baya tersebut berdiri di depan rumah yang terdampak banjir dan kotor akibat lumpur. Ia memegang rok seragam berwarna merah sambil menangis tersedu-sedu.
Sesekali dipeluk dan diciumnya seragam tersebut, lalu menyeka air matanya mengenakan sisi lengan kaos yang dipakainya.
"Tangisan pilu seorang ayah ketika seragam anaknya terkena banjir. Mungkin ada perjuangan keringatnya untuk membeli seragam itu. Yang dia tangisi adalah seragam baru yang seharusnya dipakai anaknya sekolah di ajaran tahun baru, tapi malah rusak terkena banjir bandang semalam, sesedih itu," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 1,5 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 200.700 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Tak sedikit warganet yang bersimpati dan ingin menggalang donasi untuk lelaki tersebut agar bisa membeli seragam baru.
"Ya Allah pak, nyeseknya sampai sini. Sehat-sehat pak," tulis akun @esseberrypop111
Baca Juga: Dapatkan Tambahan Primogems, Cek Kode Redeem Genshin Impact 19 Juli 2022
"Almarhum ayah dulu setiap tahun ajaran baru pasti ke rumah sepupu yang udah lulus buat minta seragam bekas. Gua sama adek-adek seneng banget meski bukan yang baru," ungkap @islah9339
"Begitu berartinya masa depan seorang anak, hingga seragam pun menjadi sangat berharga bagi seorang kepala keluarga," komentar @sfy
"Open donasi kak untuk beli seragam baru," tambah @bestsrongwoman
"Pasti bapaknya sedih banget, karena cari uang beli seragam itu susah," sahut @sonyanunu
Berita Terkait
-
Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok
-
Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus
-
Mau Jual Makanan yang Lagi Viral? Ini 5 Etika yang Perlu Diterapkan
-
Viral Kasus Guru Lijan Sinaga: Diupah Rp500 Ribu Kini Terancam 12 Tahun Bui Gegara Tegur Murid
-
Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?