Harusnya sih, pesta pernikahan menjadi momen yang membahagiakan tentunya, baik untuk kedua mempelai maupun keluarga mereka. Tapi, hal berbeda harus dirasakan oleh pasangan pengantin asal Tiongkok ini. Sebuah situasi yang tak terduga membuat pernikahan mereka hanya berumur kurang lebih satu hari saja.
Ya, baru saja melewati hari pernikahan yang berbahagia, pengantin pria ternyata harus secara mendadak, tepat satu hari setelah pesta pernikahan digelar. Kontan, momen yang harusnya masih penuh kebahagiaan itu pun berubah menjadi kesedihan.
Seperti ditulis Suara.com yang mengutip Eva.vn, kisah tragis ini terjadi karena kedua mempelai Tiongkok itu mengikuti sebuah tradisi di daerahnya. Menurut adat setempat, sang mempelai pria khususnya, harus melewati berbagai rintangan untuk mendapatkan pengantin wanita.
Oleh karenanya, beberapa orang yang hadir memutuskan beberapa hal yang harus dilalui pengantin pria demi bertemu pujaan hatinya. Awalnya, pria ini hanya diminta untuk menunjukkan kartu untuk bisa melewati jalan ke rumah istrinya.
Setelah berhasil melaluinya dan bertemu sang istri, kerumunan meminta pasangan tersebut untuk melakukan hal lain. Mereka meminta pria ini menggendong istrinya di pundak, padahal sang istri memiliki berat hampir 50 kilogram.
Karena permintaan dari keluarga, keduanya pun memenuhi permintaan tersebut. Pria ini pun menggendong istrinya di pundak dan menempuh perjalanan yang sebenarnya tidak begitu jauh, namun cukup membuat pria ini kelelahan.
Tak diberi waktu untuk istirahat, pengantin pria ini kembali mendapat permintaan yang tak terduga dari kerumunan yang hadir. Tiba-tiba saja salah seorang mengajak yang lainnya untuk memukuli pengantin pria.
Mereka berpikir, bila khalayak memukuli pria tersebut, sesuai kepercayaan maka pernikahan keduanya akan dilimpahkan keberuntungan. Akhirnya, pria malang ini pun dipukuli beramai-ramai, bahkan hingga kesulitan bernapas dan nyaris pingsan.
Keesokan harinya, istrinya mendapati kondisi sang suami ternyata memburuk, lalu segera membawanya ke rumah sakit. Namun apa daya, pria ini ternyata mendapatkan luka cukup parah di saluran pernapasannya sehingga tidak bisa tertolong lagi.
Baca Juga: Mari Belajar dari Pilihan dan Table Manner Ratu Elizabeth II di Meja Makan
Mendapati kenyataan memilukan ini, keluarga mempelai pun segera menelepon polisi. Keempat tersangka tamu yang turut memukuli pria itu pun segera diketahui identitasnya dan diburu aparat berwajib.
Hanya saja sayangnya, kasus ini ternyata tidak dilanjutkan, karena para tersangka bersedia membayar kompensasi besar untuk keluarga korban. Hal itu pun kemudian menuai kontroversi di forum internet China, yang membuat kisah ini kemudian makin jadi pembicaraan hingga viral.
Berita Terkait
-
Pernikahan Harry dan Meghan Markle Diramalkan Berakhir dengan Air Mata
-
Nyesek! Tenda Sudah Dipasang, Calon Suami Mendadak Chat Ogah Menikah 3 Hari Menjelang Akad
-
Kisah Sedih Pria yang Ditinggal Istri Selingkuh, Sempat Balik, Tapi Kembali Selingkuh dan Pergi Lagi
-
Tidak Hanya Johnny Depp dan Amber Heard, Berikut adalah 7 Pasangan Seleb Hollywood Dengan Usia Pernikahan Tersingkat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?