Perlu diketahui bahwa menurunkan berat badan tidak akan efektif bila hanya mengurangi asupan kalori saja. Jadi, kita juga perlu berolahraga.
Bagi orang yang kurang menyukai olahraga berat, berjalan kaki bisa menjadi alternatif. Tetapi, berjalan kaki saja tidak cukup, harus dilakukan secara benar untuk mendapat manfaatnya.
Menurut ahli, seperti ditulis Suara.com dari The Health Site, berikut fakta berjalan untuk menurunkan berat badan:
1. Berjalan kaki yang dilakukan secara benar sangat efektif menurunkan berat badan. Cara untuk meningkatkan intensitas berjalan adalah dengan memakai ransel beban. Berat tambahan dari tas dapat membuat tubuh bekerja lebih keras dan membakar kalori lebih cepat.
2. Intensitas juga dapat ditingkatkan dengan mengenakan alat beban yang dilingkarkan pada pergelangan kaki. Alat ini dapat membuat kaki dan betis lebih kuat, sekaligus menghilangkan kalori.
3. Berjalan menanjak atau mendaki bisa menjadi alternatif yang sangat efektif dalam membakar lemak. Latihan ini memengaruhi glutes, betis, detak jantung, dan dapat membakar banyak kalori.
4. Berjalan kaki dapat dicampur dengan berlari. Misalnya, berjalan sejauh empat kilometer, dikombinasikan dengan lari sejauh satu kilometer.
Tidak hanya membakar banyak kalori, berjalan kaki juga bagus untuk kesehatan jantung.
Cari tahu cara berjalan yang benar. Walau terdengar sederhana, berjalan dapat berdampak negatif pada tubuh jika melakukannya secara salah.
Baca Juga: Ingin Tampil Elegan dalam Berbusana? Setidaknya Camkan dan Hindari 4 Hal Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakolog Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum
-
Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024