/
Jum'at, 23 September 2022 | 08:52 WIB
Ilustrasi Baby Blues (freepik)

Apakah bunda pernah merasa lebih sensitif, sedih, marah dan mudah menangis pasca bunda melahirkan? Itu mungkin tanda bahwa bunda sedang mengalami Baby Blues.

Baby Blues sendiri adalah masalah psikologis yang dirasakan oleh wanita yang baru saja melahirkan. Selain tanda-tanda yang telah disebutkan tadi, bunda juga dapat merasa kesulitan untuk konsentrasi, kurang nafsu makan, kelelahahan, susah tidur dan cemas setiap waktu.

Gejala Baby Blues dapat terjadi pada bunda secara tiba-tiba dan hilang dalam beberapa hari sebelum gejala tersebut kembali menghantui bunda lagi. Gejala Baby Blues bisa bertahan hingga 2 minggu lamanya.

Gejala Baby Blues dapat menjadi dampak negatif yang berkepanjangan apabila bunda membiarkan gejala tersebut tanpa ada penanganan dari bunda sendiri.

Penyebab Baby Blues

Melansir dari situs March of Dimes, berikut ini adalah beberapa penyebab seorang wanita dapat mengalami Baby Blues pasca melahirkan:

1.Perubahan Hormon

Hormon pada seorang wanita dapat berubah pasca melahirkan yang diikuti dengan gejala Baby Blues. Hal tersebut dapat menurunkan hormon estrogen dan progesterone yang dapat mempengaruhi mood bunda.

2.Gangguan Emosi

Selain perubahan hormon, bunda dapat merasakan gejala Baby Blues apabila bunda memiliki riwayat gangguan emosi atau kesehatan mental. Bunda akan merasakan gugup ketika merawat bayi yang baru lahir dan merasa khawatir akan kehidupan bunda yang berubah secara tiba-tiba.

3.Sulit Beradaptasi

Tanggung jawab bunda sebagai seorang ibu dapat menjadi beban tersendiri bagi bunda setelah melahirkan seorang anak. Bunda akan merasa khawatir apabila bunda tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dan merawat bayi bunda.

Solusi Baby Blues

Melansir dari situs March of Dimes, berikut ini adalah beberapa solusi yang dapat bunda lakukan untuk mengatasi gejala Baby Blues:

Baca Juga: Berbagai Cara Memperbaiki Pola Tidur, Yang Sering Begadang Wajib Mengetahuinya

1.Cukupi Kebutuhan Istirahat

Mencukupi kebutuhan istirahat dapat memulihkan tenaga dan pikiran bunda agar tetap positif ketika merawat bayi bunda.

Bunda dapat memanfaatkan waktu luang untuk tidur ketika bayi bunda beristirahat. Di antara sela-sela waktu tersebut, bunda dapat beristirahat dan meminta bantuan pasangan apabila bayi bunda merengek.

2.Minta Bantuan dari Orang Terdekat

Meminta bantuan dari pasangan, keluarga atau teman untuk membantu bunda merawat bayi bunda dapat meringankan beban yang bunda rasakan sebagai seorang ibu baru.

Bunda dapat meminta bantuan kepada orang-orang terdekat bunda untuk mempersiapkan kebutuhan yang bunda atau bayi bunda butuhkan ketika bunda dalam kondisi sibuk merawat bayi bunda.

3.Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Sebagai seorang ibu, bunda dituntut untuk merawat bayi bunda. Akan tetapi, bunda mempunyai hak menghabiskan waktu untuk diri sendiri.

Bunda dapat meminta pasangan atau orang tua bunda untuk merawat bayi bunda selama beberapa jam agar bunda dapat menghabiskan waktu sendirian dan menjalani aktivitas yang bunda inginkan.

Load More