Ibu-ibu pasti tahu bahwa menggigit kuku merupakan salah satu kebiasaan anak-anak yang bisa terjadi hingga mereka dewasa. Meski sudah diingatkan, anak cenderung kerap kembali melakukannya.
Umumnya, kebanyakan anak melakukan hal tersebut secara spontan dan tanpa disadari. Namun tentu saja, kebiasaan ini bukanlah hal baik.
Ketika anak terbiasa menggigit kukunya, hal itu akan membahayakan gigi dan kuku anak. Apalagi jika kuku kotor yang akan berbahaya bagi kesehatan anak.
Sebagaimana dikutip Suara.com dari laman Hindustantimes, seorang praktisi kesehatan bernama Lina mengatakan, anak-anak yang menggigit kuku memiliki keinginan untuk berhenti tapi tidak tahu caranya.
Kondisi ini juga bisa berbahaya jika kebiasaan menggigit anak sudah sangat destruktif. Itu akan membuat jarinya mengalami luka berdarah, hingga kuku rusak serta menimbulkan rasa sakit.
Untuk menghindari berbagai hal tersebut, orangtua perlu untuk melakukan sesuatu agar kebiasaan menggigit kuku tersebut menghilang.
Berikut terdapat beberapa tips yang dalam dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan menggigit kuku:
Jangan menghukum anak
Kebiasaan ini memang kurang enak untuk diperhatikan. Namun, orangtua juga tidak bisa memaksa anak dan menghukumnya begitu saja.
Baca Juga: Ibu-ibu Bernama Irma Ini Hebat, Olah Rempah Khas Maluku Utara Jadi Camilan
Diperlukan sebuah pendekatan yang baik agar kebiasaan ini berkurang. Ketika orangtua memilih menghukum anak, itu akan membuatnya semakin sering melakukan kebiasaan tersebut.
Jaga kuku anak tetap pendek
Salah satu cara untuk mengurangi kebiasaan menggigit kuku yaitu dengan menjaganya tetap pendek. Ketika kuku anak pendek, itu akan mengurangi area bagian tersebut sehingga anak akan sulit untuk menggigitnya.
Temukan alternatif lain
Orangtua juga bisa untuk menemukan alternatif lain untuk menggantikan kuku yang biasa digigitnya. Misalnya, dengan memberikannya camilan atau aktivitas lain sehingga perhatiannya teralihkan dari kebiasaan tersebut.
Buat anak tetap sibuk
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali