Kabar keluarga yang meninggal di Kalideres, tepatnya di Perumahan Citra Garden I Extention, pada Kamis (10/11/2022) lalu, membuat masyarakat Indonesia terkejut. Kepolisian terus mencari tahu penyebab dan motif tewasnya empat orang tersebut.
Awalnya, ramai diberitakan bahwa keluarga yang meninggal di Kalideres diakibatkan kelaparan, lantaran ditemukan lambung keempatnya dalam kedaaan kosong dan otot mengecil. Namun, belakangan teori tersebut terbantahkan. Apalagi, keluarga tersebut diketahui memiliki aset dalam jumlah miliaran, sehingga sangat tak mungkin mengalami kelaparan.
Ahli kriminologi Andrianus Meliala, Minggu (13/11/2022), berasumsi keempat orang dalam satu keluarga tersebut sengaja kelaparan karena meyakini paham Apokaliptik.
“Jangan-jangan dari keempatnya penganut paham akhir dunia atau apokaliptik dan mencabut nyawa dengan cara yang ekstrem,” ujar Adrianus, mengutip Kompas TV.
Tapi, apa itu sebenarnya apokaliptik?
Mengutip laman parokicitraraya, apokaliptik berasal dari bahasa Yunani hingga akhirnya kata ini diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi apocalypse. Ini adalah sifat yang menggambarkan tentang kehidupan masa depan, khususnya akhir zaman.
Pada akhirnya, apokaliptik dipercaya sebagai salah satu paham yang dianut oleh seseorang atau kelompok untuk menghadapi kehancuran dunia atau hari kiamat.
Penganutnya percaya akan datangnya penghakiman Tuhan karena dunia ini sudah jahat dan akan digantikan oleh dunia baru, di mana seseorang yang baik nantinya akan dianugerahi kebakaan, sedangkan yang jahat akan dihukum.
Mengacu pada pengertian di atas, paham apokaliptik mempercayai bahwa penderitaan orang yang dilalui orang sebelum meninggal menjadi pelebur dosa dan menjadi hal yang memberi nikmat di kemudian hari.
Baca Juga: Debut Solo Jin BTS Cetak Sejarah Baru di YouTube
Meski begitu, ini semua baru dugaan sementara. Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab dan motif di balik kasus keluarga yang meninggal di Kalideres tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Sekeluarga Di Kalideres Dikaitkan Dengan Sekte Apokaliptik, Di AS Sampai 39 Orang Tewas!
-
Penjelasan Soal Apokaliptik, Aksi Barbar Emak Berhijab di Pintu Keluar Tol Bekasi Barat
-
4 Sekte Apokaliptik di Dunia: Bunuh Diri Massal 900 Orang, Perkosa Remaja hingga Percaya ke Surga Naik Pesawat Alien
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan