Secarik surat izin untuk tidak masuk sekolah viral di media sosial. Surat tersebut mencuri atensi publik gara-gara isinya yang tak biasa dan ditulis sendiri oleh si murid.
Umumnya, ketika siswa sekolah izin untuk tidak masuk karena sakit, orang tua alias wali murid-lah yang akan menuliskan surat izin. Namun, berbeda dari yang satu ini, surat izin ditulis dan ditandatangani sendiri oleh si murid.
Terlihat bahwa surat itu ditujukan untuk "Ibu Wali Kelas 8A di sekolah". Di surat itu, tulisan si bocah SMP tampak tak beraturan dan tanpa tanda baca yang tepat.
Bahkan, bukannya berisi kalimat yang formal, surat izin itu malah dipenuhi puisi. Tampaknya bocah SMP tersebut kebingungan harus menuliskan apa pada gurunya.
"Alangkah indahnya pagi siang ini.
Matahari bersinar dengan terang.
Burung-burung pun bernyanyi dengan senang.
Bunga-bunga di taman semerbak mewangi dan bermekaran, tapi ada satu bunga yang layu," bunyi pembuka surat tersebut.
Ia lalu melanjutkan dengan menjelaskan maksud dari si bunga layu itu, yang tak lain adalah dirinya sendiri.
"Yaitu saya (Udin). Hari ini saya sakit, jadi tidak bisa masuk sekolah," imbuhnya.
Di bagian akhir surat, bocah SMP itu tak lupa membubuhkan tanda tangan dengan pengantar yang juga ia ciptakan sendiri.
"Dari muridmu yang layu lagi sakit. Udin," tutupnya.
Baca Juga: Mengerikan Jadi LGBT di Qatar: Diburu, Ditangkap, Dipukuli dan Dipaksa Tes Psikolog
Tak diketahui pasti apakah surat tersebut benar-benar ditulis bocah SMP dan telah diterima sang guru atau hanya buatan netizen iseng, tetapi banyak yang terhibur membacanya.
Dari berbagai komentar warganet untuk video unggahan akun Instagram @ratu.nyinyir.officiall pada Selasa (15/11/2022) itu, ada yang menilai, isi surat tersebut malah membuat Udin terdengar centil merayu gurunya lewat puisi.
"Surat izin dengan format centil," komentar salah satu pengguna Instagram.
"Udin calon copywriter andal di masa depan," tulis yang lain.
"Centil bgt si paling bunga layu," ungkap warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan