Media sosial Twitter diramaikan dengan foto bayi 7 bulan dikasih koyo. Dalam foto tampak seorang bayi ditempel koyo bagian dahinya.
Dalam caption-nya, pengunggah foto menulis, "Ini anak gua, le. Umurnya 7 bulan udah sakit kepala. Gua pakein koyo aja deh biar diem wkwk. Itu merah-merah digigit nyamuk, le.."
Menurut akun @tanyakanrl yang me-repost unggahan tersebut, menulis kalau foto tersebut di-post di sebuah grup.
"Kasihan bayinya. Mana ini orang bangga banget nge-post di grup," tulisnya.
Unggahan foto bayi 7 bulan dikasih koyo tersebut langsung mendapat respons dari warganet.
Tentu saja, banyak warganet meradang sambil mengatakan kalau orang tua si bayi sangat tega.
"Memang bayi 7 bulan bisa ngomong, bu, kalau dia sakit kepala? Aku saja pake koyo panas, loh, di kulit, apalagii bayimu yang kulitnya masih sensitif," kata akun @ayuerxxx sambil membubuhkan ikon menangis.
Meski begitu, mata jeli warganet langsung menemukan kejanggalan dalam foto tersebut, sehingga diduga itu semua hanya demi konten belaka.
"Double tape, ga, sih, sobekannya ga rapi gitu? Kebelet viral banget, Buuuuu?" tulis @lolyxxx.
Baca Juga: 6 Fitur Unggulan Snapdragon 8 Gen 2
"Ini cuma demi konten apa emang gb**, sih? Eh monmaap misuh," sambung warganet lainnya.
Jadi, menurutmu, itu koyo atau double tape?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional