/
Senin, 21 November 2022 | 16:57 WIB
Suara.com/Alfian Winanto]

Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih bersikeras mendorong ketua umumnya masing-masing untuk menjadi calon Presiden (Capres) di Pilpres 2024.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku dirinya masih memiliki tekad kuat untuk menjadi Capres 2024. Cak Imin mengakui hal tersebut menjadi kendala karena belum mendeklarasikan capres dan cawapres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

"Belum (PKB dan Partai Gerindra belum deklarasi), kami akan duduk berdua karena sampai detik ini masing-masing ngotot jadi Capres," ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Senin (21/11/2022).

Selain itu, Wakil Ketua DPR itu mengungkapkan alasan belum adanya deklarasi Capres lantaran masih menunggu komunikasi partai baru yang akan bergabung ke dalam Koalisi Gerindra-PKB. Karena itu, ia meminta publik menunggu perihal deklarasi dari koalisi tersebut.

"Ya pokoknya nanti kita kasih tahu," papar dia.

Lanjut Cak Imin, keputusan dirinya menjadi Capres termaktub dalam Muktamar PKB di tahun 2019. Namun, ia mengatakan, masih terdapat kemungkinan terjadi Muktamar baru apabila terjadi perubahan kesepakatan.

"Ia betul, karena saya dimandatkan oleh Muktamar PKB untuk (menjadi) Capres bukan Cawapres," kata Cak Imin.

"Ya nanti kalau negosiasi terjadi perkembangan saya bikin Muktamar untuk mengubah," tukas dia. 

Baca Juga: Aksi Saling Lempar Kursi Muspimnas PMII: Ada Masalah Internal, Muhaimin Iskandar Dievakuasi

Load More