Danie Mananta kini tengah menjadi perbincangan publik, usai dirinya melakukan wawancara dengan Ustad Abdul Somad (UAS) beberapa waktu yang lalu.
Bahkan saat ini, beredar isu jika dirinya telah berpindah keyakinan, alis mualaf.
Padahal, menurut Daniel, kedekata yang saat ini dibangunnya dengan UAS adalah jalan Tuhan, untuk membangun keharmonisan antar umat-NYA.
"Gue yakin Tuhan menunjukkan kasih-NYA kepada gue dan juga kepada UAS, supaya kita bisa membangun hubungan bersama-sama," kata Daniel dikutip dari Youtube Kasisolusi yang tayang beberapa waktu lalu.
Dia percaya, Tuhan senang melihat dirinya dan UAS dapat duduk bersama sambil berbincang menikmati segelas teh hangat.
"Ketika ada orang ngeliat gue duduk bersama UAS, gue ngerasa Tuhan tu tersenyum banget senang banget akhirnya umatnya itu bisa duduk bersama dan bisa ngobrol bareng sambil ngeteh," kata Daniel.
Oleh karena itu, Daniel mengaku semakin ingin lebih fokus untuk membangun hubungan dengan UAS.
"Terus bagun hubungan denga UAS, bangun hubungan lagi sama UAS, bangun lagi terus," katanya.
Terlebih, suami Viola Maria itu percaya bahwa pertemuannya dengan UAS merupakan jalan Tuhan.
“Menurut gue, mungkin itu adalah semua bagian dari rencana Tuhan. Ketika gue ngomong, ketika gue padahal otak gue lagi blank, semua 1 setengah jam lebih obrolan kita tuh udah dalam lindungan Tuhan," ungkapnya.
Daniel bercerita, bahwa saat bertemu UAS dirinya sedang tidak sehat. Dua hari sebelum mewawancarai UAS, dia terkena penyakit tifus.
Dia terpaksa mengatur ulang pertemuan dengan UAS.
Namun, setelah jadwal yang ditentukan sesuai, rupanya Daniel Mananta kembali sakit yang mengharuskan dirinya tes PCR untuk memastikan apakah terkena Covid atau tidak.
“Gue bilang, kalau misalnya hasil PCR gue keluar positif, gue cancel semuanya, gue batalin karena gue akan nurut sama Tuhan. Nah, ternyata gue negatif,” ungkapnya.
Akhirnya dia tetap melanjutkan jadwal interview, meski harus menghabiskan infus vitamin C dan obat-obatan lainnya agar tubuhnya terlihat segar saat bertemu UAS.
Berita Terkait
-
Jadi Akses Utama Warga dan Anak Sekolah, Jembatan di Cibitung Sukabumi Ambruk
-
Sempet Berinteraksi dengan John Lee yang Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Jokowi Saat Ini?
-
Fokus Membangun Hubungan dengan UAS, Daniel Mananta Yakin Semua adalah Rencana Tuhan
-
Cerita Panda Nababan Soal Aksi Jokowi kepada Gatot Nurmantyo, Tampang Ciut Pelajar yang Tendang Nenek-nenek
-
Ikut Komentar Soal Pernyataan UAS dan Daniel Mananta, Aldi Taher Malah Banjir Hujatan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja