/
Rabu, 23 November 2022 | 16:54 WIB
Pengamat Rocky Gerung dan jurnalis senior Hersubeno Arie (Youtube Rocky Gerung)

Politisi Senior PDIP Panda Nababan membongkar momen balas dendam Presiden Jokowi ke mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yakni di acara pernikahan putri Jokowi, Kahiyang Ayu. Panda mengungkapkan Gatot diperlakukan "hina" sebagai Panglima TNI di acara tersebut.

Hal tersebut kata Panda imbas dari Jokowi yang harus berjalan kaki karena membludaknya warga saat acara TNI sebelumnya.  Karena itu momen balas dendam serupa bisa terjadi di pernikahan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.

Pengamat Politik Rocky Gerung menduga hal tersebut bisa saja terjadi terhadap Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Menurut Rocky Gerung, Surya Paloh sudah menyadari konsekuensi dari mendukung Anies Baswedan termasuk bagaimana sikap Jokowi setelahnya.

"Mungkin sekali Pak Surya Paloh sekarang mengerti Bahasa tubuh pak Jokowi ingin menyingkirkan dia," ujar Rocky melalui kanal Youtube Rocky Gerung Official yang juga bersama Hersubeno Arief dari Forum News Network (FNN) yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Rabu (23/11/2022).

Karena itu menurut Rocky sosok Anies Baswedan layaknya seperti kertas kimia untuk mengukur PH. Dalam hal ini Rocky memberi ukuran bahwa siapa saja yang akan diundang atau yang tidak diundang oleh Jokowi di pernikahan Kaesang. Yakni apakah Anies-Surya Paloh akan diundang atau justru "ditendang" dan diperlakukan layaknya Gatot.

"Kita tunggu nanti siapa yang diundang dan yang tidak di acara royal wedding ini, itu tanda membaca simbol politik," ucap Rocky.

Terkait kemungkinan apa yang terjadi pada Gatot terjadi lagi seandainya Surya Paloh dan pihaknya hadir di pernikahan Kaesang, Rocky menjelaskan bahwa di tangan kekuasaan bakal selalu ada dua kemungkinan yakni merangkul atau memukul.

"Selalu ada yang pasti yang bisa disebut kekuasaan itu tidak bisa dibedakan dia lagi merangkul atau lagi memukul," ungkap Rocky.

Menurut Rocky, selalu ada dua sisi wajah kekuasan tadi pada setiap orang termasuk Jokowi. Ia juga menduga Jokowi miliki sisi tersebut yang ia pendam dan dilampiaskan dalam momen tertentu selayaknya yang terjadi pada Gatot Nurmantyo.

Baca Juga: Pj Gubernur DKI Jakarta Bertemu PLN, Bahas Keselamatan Menjelang Cuaca Ekstrim

"Dua wajah kekuasaan ini selalu ada pada semua orang tinggal mana yang lebih dominan. Pak Jokowi kelihatannya memendam kultur itu bahwa ada momentum yang orang tiba-tiba kaget kok digituin,” tambah Rocky.

Load More