Bantuan terus berdatangan untuk para korban gempa Cianjur. Tak hanya sembako dan bahan makanan, tetapi juga pakaian, popok bayi, selimut, dan perlengkapan darurat lainnya.
Di antara berbagai bahan makanan yang diterima, tak bisa dipungkiri, mi instan adalah yang terbanyak. Pasalnya, inilah makanan yang paling praktis, serta mudah dimasak dan dikonsumsi.
Namun belakangan, sejumlah pengungsi di Kampung Cikamunding, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai mengeluhkan sembelit. Diduga mereka mulai mengalami gangguan pencernaan karena setiap hari makan mi instan.
Dikutip dari Tribun Jabar, Senin (28/11/2022), salah seorang pengungsi membenarkan bahwa hampir setiap hari ia dan orang-orang ditenda pengungsian makan mi instan. Akibatnya, banyak warga yang mengeluhkan sakit perut dan sembelit. Dan hal ini masih ditambah dengan kondisi cuaca yang sering hujan.
Ia berharap, pemerintah dapat segera mengirimkan makanan yang memiliki kandungan berserat tinggi, seperti sayuran dan buah-buahan.
Berita yang diunggah ulang di akun Instagram @tante.rempong.official tersebut langsung ramai menuai kelakar warganet.
banyak warganet berpikir kalau request buah dan sayur di tempat pengungsian bencana sangatlah tak masuk akal. Selain tak praktis karena harus dimasak atau dikupas dulu, keduanya juga termasuk bahan makanan yang tak tahan lama sehingga cepat busuk. Ujung-ujungnya, malah mubazir.
"Kirim dulc**ax saja," kata salah satu warganet.
"Sayur cepat busuk," komentar warganet yang lain.
"Berita selanjutnya : Sayur dan buah yang dikirimkan donatur cepat busuk, warga minta kulkas 2 pintu," kelakar warganet lainnya.
Baca Juga: Aksi Para Badut Galang Dana Untuk Korban Gempa Cianjur
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan ASIsrael ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB