Dalam video di channel YouTube-nya, Denise Chariesta berbagi kenangan masa kelamnya saat terjerumus narkoba. Bahkan saat itu ia sempat digrebek oleh polisi.
Ia berkata masa kelamnya itu terjadi sekitar tujuh atau delapan tahun lalu. "Gue pernah bermasalah dengan narko. Tujuh atau delapan tahun lalu," ujarnya, seperti dikutip dari Suarafresh---jaringan Mamagini, (29/11/22).
Ia menceritakan bahwa dalam kondisi nge-fly usai pulang dari klub malam di Jakarta, Denise Chariesta dan beberapa temannya kembali ke hotel.
Di bawah pengaruh obat terlarang, mereka berjalan limbung dan tertawa lepas. Mereka tak sadar bahwa gerak-geriknya sudah diawasi polisi.
Namun baru saja masuk kamar hotel, tiba-tiba pintu diketuk dari luar.
"Balik ke hotel buat bongkarin koper gua. Tiba-tiba ada yang ngetok pintu, polisi masuk," ungkapnya.
Polisi pun menemukan narkoba jenis Benzodiazepine atau Benzo, obat penenang bagi pengidap gangguan kecemasan. Denise dan kawan-kawan pun pasrah dibawa ke kantor polisi.
Beruntung, Denise dan beberapa kawannya hanya dikirim ke panti rehabilitasi selama setahun.
Denise pun menceritakan bahwa ia hampir terjerumus narkoba lagi sejak berkenalan dengan RD, yang diduga sebagai Regi Datau suami presenter Ayu Dewi.
Baca Juga: Ngaku Kaya Beneran, Pinkan Mambo Malah Tuding Nikita Mirzani Halu
Bahkan ia menyebut pernah dipaksa RD menggunakan narkoba saat sedang hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan