Menjadi guru honorer di luar Pulau Jawa kerap dihadapkan oleh berbagai tantangan. Tak cuma bayaran tak seberapa, namun jarak tempuh yang sangat jauh, seperti yang dialami oleh Sahari.
Belakangan viral video guru honorer bernama Sahari yang diunggah lagi oleh salah satu akun Instagram.
Dalam video tersebut, Sahari menceritakan perjuangannya untuk bisa sampai sekolah tempat ia mengajar.
Ia mengaku setiap harinya harus berjalan kaki melewati hutan untuk sampai di sekolah tempat ia mengajar, SDN 60 Bung, Sulawesi Selatan.
Hal itu tidak mudah, lantaran jarak rumah dengan sekolah tersebut sejauh 40 km. Terhitung sudah 13 tahun lamanya ia mengabdi menjadi guru honorer di sana.
"Jalan kaki jauh, mana lagi melewati hutan, banyak binatang buas, tapi saya bersabar, Insyaallah tuhan yang lihat semuanya," ujarnya, dikutip dari akun Instagam @Insta_julid, Kamis (1/12/22).
Meski kini usianya tak lagi muda dan jarak tempuh yang begitu jauh, semangatnya belum goyah untuk mengajar.
Tak hanya bercerita soal perjuangannya ke sekolah setiap hari, ia juga menyebutkan berapa gaji yang ia dapat tiap bulannya. Angka yang ia sebutkan begitu bikin miris.
"Berapa Bu penghasilan guru honorer di sana?" tanya seorang host saat guru honorer tersebut menjadi bintang tamu dalam salah satu stasiun TV.
Baca Juga: Jokowi Terima Surat Kepercayaan Enam Duta Besar Negara Sahabat
"Malu mengucapkan," ujarnya.
"Barang kali mas kaget mendengarkan, kalo dalam satu bulannya itu cuma Rp 100 ribu," jawabnya kemudian.
Meski gaji yang ia terima sangatlah sedikit, ia mengaku tetap bertahan menjadi guru di sana karena tidak tega dengan murid-muridnya.
"Kalau saya mengucapkan saya mau pindah menangis semua murid, dia peluk saya 'ibu jangan pindah' 'kalo ibu pindah kita ini bagaikan ayam yang kehilangan induknya'," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan