Pada saat itu kondisi GER tidak enak badan (capek dan lelah) dan BF bersikeras untuk masuk ke dalam kamar dengan alasan untuk koordinasi.
Setelah di dalam kamar, BF dan GER duduk di sofa dengan posisi terpisah. GER pada saat itu meminta BF langsung menyampaikan hal yang pokok saja karena ia sedang dalam kondisi sakit.
Tidak lama kemudian, GER secara perlahan mulai tidak sadarkan diri. Kemudian saat GER sedang dalam keadaan setengah sadar, BF mengambil kesempatan.
BF mencoba meraba paha dan mulai memegang tangan namun dihindari oleh GER. Tapi karena kondisinya lemas, GER tidak dapat berbuat banyak.
BF pun mulai lagi meraba paha dan mencium leher sampai menyetubuhi GER. Besok paginya GER terbangun dalam keadaaan tidak berbusana dan mulai ketakutan, khawatir akan dibunuh atau diperlakukan kasar oleh BF. Kejadian itu membuatnya trauma.
Dihimpun dari Suara.com, kabar terkini Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan bahwa Mayor Infanteri BF terancam dipecat.
"Bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/12/2022) kemarin, dikutip dari Suara.com.
Andika juga mengatakan kasus paspampres perkosa prajurit wanita sudah ditarik Mabes TNI setelah sebelumnya sempat ditangani di Makassar, tempat dinas korban.
Danpaspampres Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko pun memastikan pelaku sudah dijebloskan ke penjara. "Sementara ditahan di Mako (Paspampres)," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat (2/12/22)
Baca Juga: Ngakak Lihat Penggemar Ferdy Sambo Nangis, Netizen Senggol Bharada E: Manusia Ini Kenapa?
Berita Terkait
-
Ditanya Soal Kasus Paspampres Perkosa Prajurit Kostrad, Calon Panglima TNI Yudo Margono: Akan Kita Proses Hukum, Kalau..
-
Tidak Pakai Voting, Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI
-
Bicara Soal Pendekatan Pengamanan Konfik Papua, Calon Panglima Yudo Margono: Kita Lihat Masih Relevan atau Tidak
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah
-
Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
-
Laba Bank SMBC Indonesia Naik, Kredit Tembus Rp 185,3 Triliun
-
Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc