Selain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan ponsel Nokia miliknya, ternyata ada menteri lain dalam Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Jokowi yang juga tak memakai smartphone. Ia adalah Menlu Retno Marsudi.
Saat mengobrol dengan Deddy Corbuzier dalam program podcast-nya di YouTube yang tayang pada Selasa (6/12/2022), ponsel sang menteri luar negeri sempat disinggung oleh Deddy.
"Kapan, Bu, ganti handphone?" tanya Deddy.
"Mau dibeliin?" balas Retno, tanya balik ke Deddy.
Melihat Retno masih memakai BlackBerry meski sudah 2022, di mana lebih banyak orang memakai smartphone, Deddy pun bertanya-tanya, apalagi perusahaan gawai yang sempat berjaya di era 2000-an itu sudah bangkrut.
Namun, walaupun BlackBerry diketahui sudah menghentikan seluruh dukungan sistem operasi BlackBerry OS, ternyata Retno selalu punya stok tersendiri yang akan menggantikan ponselnya jika dinilai sudah terlalu usang.
"Kalau ini sudah usang, selalu ada barang khusus datang, BlackBerry, untuk saya," jelas Retno.
Terkejut, Deddy pun kembali bertanya, "Serius?"
"Serius, nyarinya sedunia," sahut Retno sambil tertawa.
Baca Juga: Derai Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Lord Rangga di Brebes
"Jadi distok gitu kan?" timpal Deddy lagi.
Sang youtuber pun menanyakan alasan Retno tidak memakai ponsel Android maupun iOS. Retno menjawab, bagi dia, BlackBerry adalah alat kerja.
"Alat kerja harus cepat karena kerjaan saya semuanya harus cepat," terang Retno. "Kalau aku harus di touch screen, meleset-meleset. Kalau di sini [BlackBerry], aku bisa ngomong sambil ngetik."
Retno mengaku, dengan BlackBerry, dia bisa mengerjakan multitugas karena ia bisa merasakan setiap tombol dan hafal dengan lokasi tombol-tombol itu.
Potongan video dari kanal YouTube Deddy Corbuzier itu dibagikan ulang akun TikTok @toketv_ pada Rabu (7/12/2022) dan telah disukai lebih dari 27 ribu warganet.
Meski retno Marsudi telah menjelaskan bahwa BlackBerry lebih praktis, netizen menilai, ucapan perempuan 60 tahun yang pernah menjadi dubes RI untuk Norwegia dan untuk Belanda itu merupakan kode yang menyiratkan alasan sebenarnya di balik penggunaan BlackBerry di era smartphone.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan