Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menyebut elektabilitas Anies Baswedan masih kalah dengan Prabowo. Prabowo berada diposisi puncak dengan angka elektabilitas 32,3 persen.
Anies berada di peringkat kedua dengan elektabilitas 20,5 persen. Kemudian disusul Ganjar di peringkat ketiga dengan elektabilitas 19,7 persen.
"Sejak survei LSJ bulan Januari 2022, Prabowo selalu berada dalam posisi teratas dan elektabilitasnya terus meningkat," ujar Peneliti LSJ Iqbal Mawardi dalam paparan survei secara daring di Jakarta, Rabu 7 Desember 2022, yang dikutip dari wartaekonomi.
Meskipun elektabilitas Anies Baswedan masih kalah, LSJ mengungkap survei lain terkait angka pendukung.
Menurut dia, pendukung Jokowi pada Pemilu 2019 beralih memilih Anies Baswedan sekitar 14,8 persen.
Selain itu, pendukung Jokowi juga berpindah ke 34,2 ke Prabowo Subianto pada Pemilu 2024 mendatang.
Kemudian berpindah ke Ganjar Pranowo 32,4 persen, dan 18,6 persen memilih tokoh-tokoh lain dan yang belum menentukan pilihan.
“Hasilnya, sebanyak 34,2 persen pendukung Jokowi mengaku akan memilih Prabowo Subianto,” kata dia.
Iqbal Mawardi menjelaskan angka tersebut didapat dari survei dengan analisis secara cross-tabulation untuk mengetahui arah pendukung Jokowi pada Pilpres 2019 akan mengarahkan pilihannya pada Pilpres 2024 nanti.
Baca Juga: Tak Permasalahkan Heru Budi yang Kembali Buat Acara Tahun Baru, Pengamat: Relawan Jokowi Saja Boleh
"Hingga kini pendukung Jokowi masih cenderung bersifat cair, namun sebagian besar dari mereka cenderung memindahkan dukungannya pada Prabowo jika Ketua Umum Partai Gerindra maju pada Pilpres 2024 nanti," jelasnya.
Menurutnya sinyal-sinyal dukungan dari Presiden Jokowi kepada Prabowo dapat mempengaruhi pilihan para pendukungnya jelang Pilpres 2024.
“Sedangkan bagi para pendukung Jokowi yang bermigrasi ke Prabowo memandang Ganjar sebagai sosok potensial untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo,” kata dia.
Metode pengambilan sampel
Survei ini melibatkan 1.220 responden di 34 Provinsi Indonesia, yang dilakukan pada tanggal 15-26 November 2022.
Metode pengambilan sampel menggunakan teknik acak bertahap atau multistage random sampling.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus